Jangan buru-buru buang kulit telur setelah memasak. Bagi para pemelihara merpati, benda yang sering dianggap sampah ini ternyata punya manfaat besar untuk kesehatan burung peliharaan. Kulit telur mengandung mineral penting yang sangat dibutuhkan tubuh merpati, terutama kalsium.

Sebelum membahas manfaatnya lebih lanjut, penting untuk diketahui bahwa kulit telur bisa berasal dari berbagai jenis telur — ayam, puyuh, bebek, hingga telur itik. Semuanya mengandung kalsium yang tinggi, meskipun proporsinya bisa berbeda-beda. Berikut penjelasan lengkapnya.

Kandungan Mineral pada Kulit Telur

Kulit telur terdiri dari sekitar 94% kalsium karbonat. Selain kalsium, terdapat juga magnesium, fosfor, dan sejumlah mineral mikro lainnya yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh burung. Kandungan inilah yang membuat kulit telur menjadi suplemen alami yang sangat baik untuk merpati.

Cara pengolahannya pun cukup mudah. Cuci kulit telur hingga bersih, lalu jemur di bawah sinar matahari sampai benar-benar kering. Setelah kering, tumbuk atau haluskan menjadi bubuk. Bubuk kulit telur ini kemudian bisa dicampurkan ke dalam pakan merpati sehari-hari.

Manfaat Kulit Telur untuk Merpati

Berikut adalah beberapa manfaat utama yang bisa diperoleh merpati dari konsumsi kulit telur:

  1. Sumber kalsium alami — Kalsium merupakan mineral utama yang dibutuhkan merpati untuk menjaga kekuatan tulang dan paruh. Kekurangan kalsium bisa menyebabkan tulang rapuh, paruh lunak, dan masalah kesehatan lainnya. Dengan memberikan kulit telur secara rutin, kebutuhan kalsium burung bisa tercukupi tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk suplemen kimia.
  2. Membantu pencernaan sebagai grit — Merpati tidak memiliki gigi untuk mengunyah makanan. Bijian pakan seperti jagung atau kacang perlu dihancurkan di dalam tembolok. Di sinilah peran grit — benda keras yang membantu menggiling makanan di pencernaan. Kulit telur yang ditumbuk kasar bisa berfungsi sebagai grit alami sekaligus memberikan asupan mineral.
  3. Mendukung pembentukan tulang muda — Bagi merpati muda yang sedang tumbuh, kebutuhan kalsium sangat tinggi. Tulang baru terbentuk dengan cepat pada masa pertumbuhan, dan tanpa suplai kalsium yang memadai, burung muda bisa mengalami kelainan bentuk tulang atau pertumbuhan yang terhambat. Pemberian kulit telur sejak piyikan sudah bisa dimulai.
  4. Meningkatkan kualitas telur betina — Merpati betina yang sedang berproduksi membutuhkan kalsium ekstra untuk membentuk cangkang telur. Kekurangan kalsium pada indukan bisa menyebabkan telur retak, cangkang tipis, atau bahkan betina memakan telurnya sendiri untuk mengganti kehilangan mineral. Pemberian kulit telur terutama penting selama musim penangkaran.
  5. Memperkuat paruh — Paruh merpati perlu kuat untuk makan, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan burung lain. Kalsium dari kulit telur membantu menjaga kekerasan dan bentuk paruh agar tetap optimal sepanjang masa hidup burung.

Cara Pemberian yang Tepat

Tidak perlu memberikan kulit telur dalam jumlah besar. Cukup campurkan sedikit bubuk kulit telur ke dalam pakan setiap hari atau beberapa kali dalam seminggu. Untuk merpati yang sedang berproduksi atau merpati muda, frekuensi pemberian bisa ditingkatkan sesuai kebutuhan.

Selain kulit telur, merpati juga membutuhkan pakan bernutrisi lainnya. Kombinasi pakan yang baik akan menghasilkan burung yang sehat, aktif, dan berperforma optimal baik untuk lomba maupun breeding.

Sumber: arenahewan.com