Jamu sudah lama menjadi bagian dari perawatan merpati di Indonesia, khususnya untuk burung yang rutin dilatih dan dilombakan. Fungsinya bukan membuat burung terbang lebih cepat, melainkan membantu memulihkan tenaga yang terkuras, menjaga daya tahan tubuh, dan menjaga birahi supaya burung tetap bergairah saat digiring. Yang sering jadi masalah justru takarannya — jamu yang diberikan berlebihan malah membebani pencernaan dan membuat burung lesu.
Kapan merpati butuh jamu
Jamu paling terasa manfaatnya pada burung yang latihannya rutin, misalnya merpati pos, tinggian, kolong, maupun balap. Setelah latihan jauh atau setelah lomba, otot burung butuh asupan untuk kembali pulih. Pemberian juga berguna saat musim panas atau hujan ekstrem ketika kondisi burung mudah menurun. Untuk merpati yang hanya dirawat santai tanpa latihan berat, jamu cukup diberikan sesekali saja.
Bahan yang biasa dipakai
Racikan jamu merpati umumnya memakai bahan herbal yang mudah didapat di pasar atau toko jamu. Pilihan paling sering muncul antara lain:
- Kunyit dan temu lawak, untuk menjaga pencernaan.
- Temu kunci dan temu ireng, dipakai untuk menjaga nafas dan stamina.
- Umbi teki dan jahe, membantu menjaga kondisi tubuh.
- Pasak bumi, ginseng, dan tapak liman, untuk menambah tenaga.
- Sarang burung walet, sebagai tambahan nutrisi.
- Telur bebek dan madu, sebagai pengikat sekaligus penambah energi.
Tiga contoh racikan
Racikan pertama memakai kolesom, kunyit bubuk, sarang walet, temu ireng, temu kunci, kuda laut, ginseng, telur bebek, dan madu. Racikan kedua sedikit lebih ringan: telur bebek, madu, temu kunci, kunyit, temu lawak, sarang walet, kopi bubuk, umbi teki, pasak bumi, ginseng, tapak liman, lengkuas merah, dan daun sendokan. Racikan ketiga jauh lebih sederhana dan cocok untuk pemula, hanya membutuhkan telur bebek, madu, kunyit, temu lawak, umbi teki, dan jahe. Takaran bahan pada tiap racikan tidak perlu persis sama, yang penting komposisinya seimbang.
Cara membuatnya
Caranya sederhana. Campurkan semua bahan berbentuk serbuk atau bubuk, lalu masukkan telur bebek dan madu. Aduk dalam mangkuk sampai benar-benar tercampur rata dan bertekstur lembut. Setelah adonan pulen, bentuk bulatan kecil seukaran kacang tanah atau jagung. Terakhir, jemur bulatan jamu sampai benar-benar kering supaya tahan disimpan dalam waktu lama.
Penyimpanan
Jamu yang sudah dikeringkan sebaiknya disimpan dalam toples tertutup rapat. Dengan syarat kering dan terjaga kebersihannya, jamu bisa bertahan lama tanpa berjamur atau busuk. Bahan segar yang sulit dicari juga bukan masalah besar, karena banyak toko burung menjual jamu merpati yang sudah jadi dan siap pakai.
Racikan lain yang bisa dibaca
Pola pemberian sama pentingnya dengan isi racikannya. Pelajari pola pemberian jamu yang benar supaya hasilnya maksimal, dan bandingkan dengan pemakaian herbal untuk stamina. Untuk pendamping pakan harian, ada resep pakan racikan penjaga stamina, sementara cara membuat jamu untuk burung dara bisa jadi perbandingan takaran.
Sumber: https://merpati.org
Komentar