Kesehatan merpati — masa peralihan dari musim panas ke hujan atau sebaliknya, yang biasa disebut musim pancaroba, adalah masa paling ekstrem bagi burung. Perubahan suhu dan kelembapan yang mendadak membuat daya tahan tubuh menurun, sehingga penyakit langganan seperti patek, berak hijau, hingga salmonella mudah menyerang.
Berita baiknya, sebagian besar penyakit musiman itu bisa dicegah. Berikut rangkuman perawatan yang umum dipakai para penghobi untuk menjaga merpati tetap sehat sepanjang musim hujan.
1. Kandang: Kering, Bersih, dan Terlindung
- Pastikan kandang tidak terkena air hujan, baik langsung maupun cipratan.
- Kandang lembap yang bercampur kotoran membuat bakteri berkembang biak sangat cepat — inilah awal dari merpati sakit.
- Jagung yang jatuh ke lantai kotor lalu termakan bisa menyebabkan berak hijau, muntah, atau lesu. Rutin bersihkan dan biarkan kandang terkena sinar matahari pagi.
2. Pakan dan Minum: Cuci Jagung, Beri Vitamin
- Cuci jagung sebelum diberikan, mirip seperti mencuci beras. Buang ampas dan kotoran yang mengambang, lalu jemur sampai benar-benar kering. Pencucian ini juga menghilangkan sisa pestisida atau obat kimia yang mungkin menempel.
- Jagung yang sudah dicuci tampak lebih bersih dan mengilap, dan burung pun lebih lahap memakannya.
- Campurkan multivitamin ke dalam air minum secara rutin agar daya tahan tubuh tetap terjaga.
3. Jamu dan Obat-Obatan
Penyakit pada merpati pada dasarnya berasal dari dua sumber: virus dan bakteri. Kenali dulu penyebabnya sebelum memilih obat — antibiotik untuk infeksi bakteri, sedangkan penyakit virus dilawan dengan memperkuat daya tahan tubuh burung.
Untuk menjaga imunitas, banyak penghobi mengandalkan ramuan tradisional:
- Campuran temulawak, kunyit, temu ireng, dan daun teh (bisa beli versi bubuk), diaduk dengan telur lalu dibuat gelintiran dan dikeringkan. Berikan setiap 2 hari sekali.
- Kalau tidak ada serbuk, air perasan temulawak dan kunyit bisa disemprotkan langsung ke mulut merpati.
- Kunyit dan temulawak dikenal ampuh memperkuat pencernaan sekaligus daya tahan tubuh.
- Probiotik (misalnya EM4 peternakan) juga bisa diberikan seminggu sekali, sekitar 5 ml pada sore hari — fungsinya menjaga sistem pencernaan, mirip yakult pada manusia.
4. Perlakuan Harian pada Merpati
- Jemur burung di pagi hari (sampai sekitar jam 10) selama ada sinar matahari.
- Jika burung terlihat lemas, jangan dipaksa latihan — istirahatkan dulu sampai pulih.
- Umbar di pagi hari, dan segera masukkan kembali jika hujan mulai turun.
- Beri sarapan secukupnya, misalnya sekitar dua tutup botol jagung.
- Karantina merpati yang sakit — jauhkan dari kontak langsung dengan burung lain agar tidak menular. Baca juga: Beberapa Penyebab Merpati Mengalami Muntah.
Penutup
Kunci utama merawat merpati di musim pancaroba adalah kebersihan kandang, pakan yang bersih, dan daya tahan tubuh yang terjaga. Semprot kandang secara rutin dengan desinfektan khusus ternak (misalnya rodalon yang banyak dijual di toko pakan) untuk menekan sumber penyakit.
Dengan perawatan yang konsisten, merpati kesayangan akan melewati musim hujan dengan sehat dan siap kembali ke performa terbaiknya.
Komentar