Artikel terbaru dari kategori: Perawatan Merpati


Goham atau canker adalah penyakit merpati yang paling umum: gejala bercak kuning dan bau busuk, jalur penularan, cara mengobati dengan metronidazole, sampai pencegahannya.

Baca lengkap
Belum tahu cara memperlakukan merpati yang baru dibeli? Berikut tips-tips penting agar burung cepat beradaptasi dan tetap sehat.

Baca lengkap
Tetelo disebabkan virus dan sulit disembuhkan. Kenali gejalanya, saat musim pancaroba rawan, dan tiga langkah pencegahan yang paling masuk akal: karantina, vaksinasi, dan kebersihan kandang.

Baca lengkap
Tembolok bengkak dan burung tampak kurus? Kenali gejala sour crop, langkah isolasi, pemberian pakan cair, sampai mitos pengobatan yang masih beredar di kalangan pemilik merpati.

Baca lengkap
Cara memperbaiki bulu merpati yang kusut, rusak, dan kusam: kenali penyebabnya seperti posisi pegang salah dan kandang tidak benar, lalu rawat hingga rapi.

Baca lengkap
Cara mencabut bulu ekor merpati yang benar agar tumbuh rapi, lengkap dengan waktu yang tepat menurut umur lar dan trik mempercepat pertumbuhan bulu.

Baca lengkap
Penyebab merpati pos tidak pulang kandang saat cuaca panas dan kekeringan, lengkap dengan tips membuat naluri pulangnya tetap kuat.

Baca lengkap
Fakta menarik merpati dan teknik menangkap merpati liar bagi pemula: perangkap, pancingan makanan, lawan jenis, hinga jaring dan lem.

Baca lengkap
Jenis dan cara membuat kandang merpati yang baik: kandang gupon, kandang ternak, kandang merpati pos, plus faktor ukuran, sanitasi, dan posisi kandung.

Baca lengkap
Bagi para penggemar burung merpati, momen ketika burung andalan tiba-tiba kehilangan taji tentu menjadi kekhawatiran tersendiri.

Baca lengkap