Bulu Menentukan Kecepatan Terbang

Setiap pemain tentu mendambakan merpatinya terbang dengan kecepatan optimal, baik saat latihan maupun lomba, baik dalam mode gandeng maupun terbang engkel. Kecepatan merpati sangat dipengaruhi oleh kondisi bulunya — bulu berfungsi mendorong udara agar burung bisa melaju cepat. Sayangnya, tak jarang bulu merpati bermasalah, misalnya kusut.

Kusut pada bulu sering dialami merpati yang diterbangkan (dipegang) atau yang kandangnya tidak benar posisinya. Bagi para pemain, bulu yang kusut membuat burung terlihat kumuh dan kurang mantap sekalipun kualitas terbangnya tetap bagus. Apalagi untuk jenis merpati hias yang dinilai dari keindahan bulunya, bulu kusut pasti menurunkan nilainya.

Penyebab Bulu Kusut

Sebelum memperbaiki, kenali dulu penyebabnya agar bisa dicegah:

  • Sering dipegang dengan posisi salah. Saat diterbangkan oleh penggabur (joki lepas), burung dipegang ketika hendak dimasukkan kandang atau dilepas. Jika joki kurang paham, bulu bisa dipegang terlalu kencang sehingga kusut.
  • Pengaturan kandang tidak benar. Saat di lapak, burung dikandangkan dengan dongdang. Bentuk dan ukuran dongdang perlu diperhatikan agar cukup untuk burung berputar.

Cara Memperbaiki Bulu yang Rusak

Untuk merapikan bulu yang kusut, rusak, atau kusam, salah satu cara yang terbukti adalah merawatnya menggunakan larutan dari produk pembersih alami yang aman untuk unggas, sesuai perbandingan yang tertera pada kemasan. Larutan tersebut bisa dipakai untuk mencuci atau menyemprot bulu yang rusak, lalu jemur hingga kering.

Dengan perawatan rutin, bulu yang kusam bisa kembali bersih dan rapi. Tidak sulit, bukan? Selamat mencoba.

Pelajari juga teknik lain seputar perawatan bulu: cara mengkilapkan bulu merpati agar cerah dan lembut, memahami cara mencabut bulu ekor yang benar, serta mengenal proses mabung dan perawatannya.

Sumber: hewanpeliharaan.org