Istirahat bagi burung merpati yang dimainkan sangatlah penting. Selain memulihkan tenaga setelah giring atau latihan, istirahat yang cukup juga memperbaiki karakter burung secara keseluruhan, mulai dari giring, tembak, gaya terbang, hingga mental. Ini berlaku terutama untuk piyik yang masih dalam masa pembentukan karakter. Tanpa istirahat yang cukup, lama-kelamaan burung akan rusak dan performanya amburadul.

Istirahat Pendek (Mingguan)

Istirahat pendek adalah istirahat mingguan ketika burung bertelur setelah masa giring. Durasi idealnya sekitar satu minggu dan dilakukan rutin. Pola umumnya: burung dicabut telurnya pada Sabtu malam atau Minggu, kemudian giring dilakukan pada Kamis. Normalnya burung bertelur Minggu sore atau Senin sore, dibiarkan mengerami selama seminggu, lalu telur dicabut lagi. Begitu seterusnya siklus giring dan bertelur berjalan untuk merpati yang dimainkan.

Istirahat pendek juga wajib dilakukan jika burung dalam kondisi kurang fit, sakit, atau cedera. Kondisi tubuh harus dipulihkan dulu sebelum kembali dimainkan.

Istirahat Panjang (Tahunan)

Istirahat panjang terjadi pada siklus tahunan, yaitu saat burung sedang mabung atau berganti bulu. Pada masa ini istirahat bisa berlangsung berbulan-bulan sampai bulu baru tumbuh sempurna dan burung siap dimainkan lagi. Istirahat dilakukan terutama ketika lar sayap berada di posisi lar 6/5 sampai lar 3/2, karena pada posisi tersebut burung berada dalam kondisi sangat lemah.

Cara Mengistirahatkan Merpati

Ada beberapa cara mengistirahatkan merpati saat mabung:

  • Merpati tetap dijodohkan dengan geberannya dan telur tetap dicabut seperti biasa, tetapi tidak dimainkan sampai lar 3/2.
  • Merpati dipisah dari betinanya dan tidak dijodohkan sampai lar 3/2.
  • Merpati dibiarkan meloloh anakan, cukup satu ekor saja. Cara ini dipilih saat burung yang dilatih masih kurang baik mental atau karakternya, karena meloloh membuat burung semakin dewasa.

Selama istirahat, burung boleh tetap berada di kandang atau sesekali diumbar agar sayap tidak kaku. Jangan lupa berikan suplemen atau jamu istirahat supaya kondisi fisiknya kembali normal. Atur pola istirahat merpati dengan disiplin dan sesuaikan dengan kondisi mabung masing-masing burung agar performanya terjaga saat kembali dimainkan.