Di tengah maraknya komunitas merpati tinggian di berbagai daerah Indonesia, Lapak Tajem (LT) di Yogyakarta menjadi salah satu contoh sukses pembinaan komunitas merpati yang terorganisir dengan baik. Berdiri atas prakarsa Bapak Oentoro, komunitas ini telah berkembang dari sekadar wadah hobi menjadi organisasi yang dikenal luas oleh para penggemar merpati tinggian di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Awal Mula Berdirinya Lapak Tajem
Lapak Tajem terletak di daerah Maguwoharjo, tepatnya sekitar dua kilometer timur Stadion Sepak Bola Maguwoharjo, Sleman. Pada awal berdirinya, LT hanya memiliki tiga lapak yang diisi oleh para pencinta merpati tinggian dari sekitar daerah Tajem dan bekas lapak Maguwoharjo. Namun dalam waktu singkat, komunitas ini tumbuh pesat melalui promosi dari mulut ke mulut.
Berkat dukungan dari pejabat setempat, LT resmi membentuk kepengurusan yang menamakan diri sebagai Persatuan Penggemar Merpati Tinggian Lapak Tajem (PPMTLT). Dalam kurun waktu dua tahun, jumlah lapak meningkat hingga 18 unit dan terus bertambah seiring ketersediaan lahan.
Sistem Kompetisi yang Terstruktur
Salah satu kekuatan LT adalah sistem kompetisi yang telah dirumuskan secara matang oleh satuan tugas khusus. Lomba besar diadakan setiap tiga bulan sekali dengan piala bergilir dan hadiah menarik. Selain itu, galatama rutin digelar dari Jumat hingga Minggu setiap giringan.
Perubahan signifikan terjadi ketika satuan tugas kompetisi mulai mencari sponsor lomba. Hal ini membuat biaya pendaftaran menjadi lebih terjangkau dan kualitas penyelenggaraan meningkat. Berbagai ide kreatif juga diluncurkan, mulai dari doorprize berupa jagung atau ayam hingga hadiah lomba berupa kambing yang kemudian dimasak bersama-sama.
Prinsip Aman-Bersih
LT menjadikan konsep "Aman-Bersih" sebagai pakem utama yang harus ditaati seluruh penghuni. Aman berarti bebas dari minuman keras, sementara Bersih berarti terbebas dari praktik perjudian. Prinsip ini didirikan untuk menghilangkan citra negatif yang selama ini melekat pada seni permainan merpati tinggian.
Untuk memastikan aturan ini berjalan, PPMTLT membentuk satuan tugas keamanan yang bertugas mengawasi dan mensosialisasikan aturan kepada seluruh penghuni lapak. Setiap pelanggaran yang terbukti dalam rapat umum akan mendapatkan sanksi tegas.
Semangat Kekeluargaan
Di luar kompetisi, LT juga dikenal dengan suasana kekeluargaan yang kuat. Para anggota saling hadir dalam acara keluarga, baik itu kelahiran anak maupun musibah yang menimpa salah satu rekan. Semangat gotong royong dan kepedulian antaranggota menjadi daya tarik tersendiri yang membuat anggota yang pergi selalu kembali.
Kehadiran komunitas seperti LT membuktikan bahwa merpati tinggian bukan sekadar hobi, melainkan juga wadah untuk membangun silaturahmi dan nilai-nilai positif di masyarakat. Dengan organisasi yang baik dan aturan yang jelas, komunitas merpati bisa menjadi contoh pengelolaan hobi yang berdampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Sumber: merpati.org
Komentar