Sawangan atau yang juga dikenal dengan sebutan hatong dan suling merupakan aksesoris penting bagi merpati tinggi. Benda kecil ini berfungsi menghasilkan suara khas saat merpati datang, sehingga joki lebih mudah memantau kedatangan burung — terutama saat posisi merpati luput dari pengawasan saat digeber di ketinggian. Di berbagai daerah, sawangan memiliki nama dan model yang beragam sesuai kearifan lokal masing-masing.
Persiapan Sebelum Memasang Sawangan
Sebelum mulai pemasangan, siapkan beberapa alat berikut:
- Sawangan itu sendiri — pilih model yang sesuai preferensi dan budget.
- Gunting dan benang kuat.
- Peniti kecil atau kayu seukuran korek api sebagai pengunci.
Pemilihan sawangan perlu diperhatikan karena setiap model memiliki karakter suara yang berbeda. Sawangan berbahan ringan cenderung menghasilkan nada lebih tinggi, sementara yang lebih berat menghasilkan suara lebih berat. Sesuaikan dengan jenis terbang merpati Anda.
Langkah-Langkah Pemasangan
Pemasangan sawangan dilakukan pada bulu ekor merpati. Karena jumlah normal bulu ekor merpati adalah 12, posisi yang paling tepat adalah bulu tengah — yaitu bulu keenam dan ketujuh dari kiri maupun kanan. Kedua bulu ini dipilih karena posisinya paling stabil dan tidak mengganggu keseimbangan terbang.
Ikat kedua bulu tengah tersebut dengan benang kuat. Ukur jarak ikatan agar sesuai dengan lubang pada sawangan. Jangan terlalu rapat ke pangkal bulu karena bisa membuat burung tidak nyaman, dan jangan terlalu ujung karena ikatan bisa lepas saat terbang.
Setelah ikatan siap, tempelkan bagian bawah sawangan pada ikatan dan kunci menggunakan peniti kecil. Peniti lebih disarankan karena pengunciannya lebih kuat dan tidak mudah copot saat merpati terbang kencang atau melakukan manuver. Pastikan sawangan terpasang tegak lurus dengan ekor agar suara yang dihasilkan optimal.
Terakhir, rapikan bulu di sekitar area pemasangan, lalu lakukan uji coba terbang. Amati apakah suara sawangan terdengar jelas dari posisi joki. Jika suara teredam atau tidak keluar, kemungkinan posisi sawangan perlu disesuaikan.
Perawatan dan Tips Tambahan
Sawangan yang sudah terpasang sebaiknya dicek secara berkala. Ikatan benang bisa longgar seiring aktivitas terbang merpati. Ganti benang jika sudah mulai kendur untuk menghindari sawangan lepas di udara. Selain itu, bersihkan sawangan dari kotoran dan debu secara rutin agar kualitas suara tetap optimal.
Penting untuk diingat bahwa pemasangan sawangan sebaiknya dilakukan secara bertahap. Biarkan merpati terbiasa dengan beban tambahan di ekornya selama beberapa hari sebelum latihan intensif. Burung yang belum terbiasa bisa kehilangan keseimbangan dan stres saat sawangan baru dipasang.
Sumber: hewanpeliharaan.org
Komentar