Sebuah merpati betina kecil bernama Tina's Rosie menorehkan prestasi luar biasa di musim balap Belgia 2026. Burung milik fancier Ward De Bie asal Denderhoutem, East Flanders, itu resmi menjadi 1st Provincial Ace Pigeon KBDB kelas Great Middle Distance Yearlings — sekaligus meraih poin terbaik di antara seluruh burung yearling dan merpati dewasa pada kelas yang sama.

Pencapaian ini terasa istimewa karena Tina's Rosie (BE25-4012514) masih berusia satu musim. Sepanjang 2026, ia menempuh serangkaian hasil gemilang di lintasan jarak menengah jauh. Puncaknya terjadi pada 25 Juli 2026, ketika ia finis pertama di National Zone B1 La Châtre dengan kecepatan 1.229,97 meter per menit — unggul dari 928 merpati di zona, sekaligus menempati posisi 2 provinsi dari 1.609 burung dan 39 nasional dari 7.634 peserta. Hanya sepekan kemudian, tepatnya 1 Agustus, ia kembali menorehkan hasil dengan finis ke-4 National Zone B1 Bourges II (461 km) dari 1.071 peserta zona.

Rekam Jejak yang Konsisten Sepanjang Musim

Selain La Châtre dan Bourges, Tina's Rosie juga menempati posisi pertama National Zone B1 Châteauroux (200 peserta), keenam National Zone B1 Châteauroux (1.322 peserta, 82 nasional dari 8.597 burung), serta ketujuh National Zone B1 Argenton (516 peserta). Konsistensi tersebut mengantarkannya sebagai merpati yearling Belgia peringkat ketiga Great Middle Distance versi peringkat PIPA 2026 dalam lima balapan. Catatan serupa dari kalangan jarak jauh juga diukir Dirk Deroose dengan Rémy Dax yang mengunci gelar Ace Pigeon Nasional KBDB 2026, serta musim apik keluarga Thoné yang membawa pulang gelar Marathon King 2026.

Darah Kuat dari Quintina Pigeons dan Tom Van Gaver

Ward De Bie memang hanya menerbangkan burung keturunan Quintina Pigeons, dan Tina's Rosie membuktikan kualitas garis ternak itu. Ia adalah anak dari pasangan Tina's Ross dan Tina's Rose. Sang ayah, Tina's Ross, merupakan keturunan Daan Porsche — merpati juara 1 Nasional Aurillac dan 1st Provincial Ace Pigeon KBDB Long Distance dari PIPA Elite Center. Di garis ibu, ada darah legendaris Tom Van Gaver lewat Sister (New) Tetske, saudari penuh dari Tetske (juara 1 Nasional Brive dari 4.238 burung) dan New Tetske (1st National Ace Pigeon Long Distance Old KBDB 2023).

"Dia merpati betina kecil yang sangat cantik, ramping, dan cerdas. Saya besar harapan padanya. Ia tampil baik baik saat terbang sendiri (widowhood) maupun saat sedang giring," ujar Ward. Karena prestasinya, Tina's Rosie kini sudah dipindahkan ke kandang ternak. Keputusan itu terasa berat, tapi Ward tidak mau kehilangan burung istimewanya.

Menariknya, seekor saudara atau saudari Tina's Rosie baru saja menjadi merpati Belgia pertama yang finis di OLR Golden Algarve Final. Satu keluarga, dua pencapaian di panggung berbeda — bukti bahwa garis darah berkualitas memang jarang bohong.

Sumber: PIPA.be — Ward De Bie: Tina's Rosie triumphs as 1st Provincial Ace Pigeon, Great Middle Distance Yearlings, KBDB 2026 (14 Oktober 2026)