Mike Tyson dan Cintanya pada Merpati
Mike Tyson, mantan juara dunia tinju kelas berat yang dikenal dengan julukan "Si Leher Beton", ternyata memiliki sisi lembut yang jarang diketahui publik. Di luar ring tinju yang ganas, Tyson adalah seorang penghobi merpati balap yang sangat serius. Kecintaannya pada burung-burung ini bahkan sempat menjadi perbincangan hangat di media internasional.
Setelah pensiun dari dunia tinju, Tyson mengalami masa-masa sulit secara finansial. Berbagai masalah pribadi dan hukum menerpanya, hingga akhirnya ia memilih tinggal di kawasan dekat Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Di tempat itu, Tyson menemukan ketenangan lewat hobi lamanya: memelihara merpati balap.
Jumlah Merpati yang Mencengangkan
Ketertarikan Tyson terhadap merpati bukan sekadar hobi biasa. Pada masa jayanya, Tyson pernah memiliki sekitar 2.500 ekor merpati yang ia pelihara di berbagai lokasi. Jumlah ini tentu luar biasa untuk seorang penghobi, apalagi merpati balap adalah jenis yang membutuhkan perawatan khusus.
Setelah pindah ke Las Vegas, Tyson memelihara sekitar 350 ekor merpati balap di rumah seorang perempuan yang saat itu menjadi kekasihnya. Jumlah tersebut masih tergolong besar dan menunjukkan betapa seriusnya Tyson menjalani hobi ini. Bagi Tyson, merpati bukan sekadar burung — ia adalah bagian dari kehidupannya.
Banyak pecinta merpati di Indonesia yang juga memahami perasaan ini. Merpati balap memang memiliki pesona tersendiri, mulai dari keindahan fisiknya hingga kemampuan terbang yang mengagumkan. Tak heran jika hobi ini diminati berbagai kalangan, termasuk selebriti kelas dunia seperti Tyson.
Kekasih yang Tidak Mengerti Hobi Tyson
Kisah menarik terjadi ketika kekasih Tyson ternyata tidak menyukai keberadaan ratusan merpati di rumahnya. Tyson sendiri tidak bersedia menyebutkan nama perempuan tersebut saat menceritakan kisahnya dalam sebuah acara televisi.
Dalam wawancara di program Boomer and Carton yang disiarkan dari Las Vegas, Tyson menceritakan momen yang mengubah hubungannya selamanya. Suatu hari, ia terkejut menemukan kekasihnya menangkap salah satu merpati peliharaannya, lalu memasak dan menyajikannya sebagai hidangan di meja makan.
"Dia menangkap seekor merpati, kemudian memasak dan memakannya," cerita Tyson kepada host Craig Carton. Kekasihnya bahkan berkata, "Saya tidak tahu mengapa kamu tidak menyukai masakan ini. Seharusnya kamu memakannya." Tyson menolak mentah-mentah tawaran tersebut dan merasa ngeri melihat apa yang dilakukan kekasihnya.
Keputusan yang Tidak Bisa Dihindari
"Saya sangat ngeri melihatnya. Itu jelas tidak benar. Tetapi saya tidak kuasa melarangnya, karena itu terjadi di rumah dia," kata Tyson dengan nada kecewa. Sebagai seorang yang sangat mencintai merpati, menyaksikan hewan peliharaannya dimasak dan dimakan oleh kekasih sendiri adalah sesuatu yang tidak bisa ia terima.
Tak lama setelah kejadian menyakitkan itu, Tyson memutuskan untuk mengakhiri hubungannya. Bagi Tyson, merpati bukan sekadar hewan peliharaan biasa — mereka adalah bagian dari keluarganya. Keputusan ini menunjukkan betapa besar cinta Tyson kepada merpati balap, bahkan hingga rela memilih burung-burungnya daripada kekasih.
Kisah Tyson ini menjadi pengingat bagi para penghobi merpati bahwa kecintaan terhadap burung bisa menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas seseorang. Seperti Mike Tyson, banyak merpati mania di seluruh dunia yang menempatkan hobi mereka di atas segalanya.
Sumber: omkicau.com
Komentar