Nafsu makan yang menurun sering jadi tanda paling awal bahwa merpati balap sedang tidak berada di kondisi terbaiknya. Burung yang biasanya menyambar jagung dengan lahap tiba-tiba hanya mematuk beberapa butir, lalu berbalik meninggalkan tempat pakan. Kalau dibiarkan beberapa hari, berat badannya menyusut, bulu mulai kusam, dan giringannya ikut melemah.

Sebelum buru-buru membeli suplemen pabrikan, tidak ada salahnya mencoba racikan pakan tradisional yang bahannya mudah didapat dan sudah lama dipakai penghobi. Enam ramuan berikut memakai bahan dapur serta biji-bijian yang bisa dibeli di pasar maupun swalayan, dan semuanya tergolong ringan sehingga aman diberikan dalam jangka panjang.

Kenapa Nafsu Makan Merpati Bisa Turun

Merpati termasuk burung yang jarang menunjukkan gejala sakit secara terang-terangan. Penurunan selera makan biasanya muncul lebih dulu, dan penyebabnya tidak selalu penyakit. Beberapa pemicu yang paling sering ditemui di kandang antara lain:

  • Stres setelah latihan berat. Terbang jauh atau terlalu sering digiring membuat burung kelelahan dan malas makan.
  • Mabung. Saat berganti bulu, energi burung banyak terpakai untuk pertumbuhan bulu baru sehingga pola makannya berubah.
  • Perubahan cuaca. Musim hujan dengan kandang yang lembap membuat burung lesu dan nafsu makannya menurun.
  • Serangan cacing. Cacing menyerap sari makanan di saluran pencernaan, sehingga burung makan sedikit tapi terlihat kurus.
  • Pakan berjamur atau berbau apek. Jagung atau beras yang disimpan terlalu lama dan lembap sering ditolak burung.
  • Kandang terlalu padat. Burung yang selalu terdesak saat waktu makan akan kalah berebut dan makan seadanya.

Kalau penyebabnya cacing atau pakan yang tidak layak, penambahan ramuan saja tidak akan menyelesaikan masalah. Perbaiki dulu pakan dan kebersihan kandang, baru berikan racikan penambah nafsu makan berikut sebagai penunjang.

Enam Racikan Alami untuk Menambah Nafsu Makan

1. Temulawak

Temulawak sudah lama dipakai sebagai ramuan pembuka nafsu makan, tidak hanya untuk burung tetapi juga untuk ternak lain. Rimpang ini membantu kerja pencernaan sehingga makanan yang masuk bisa diserap lebih baik.

Bahan:

  • 2 jari rimpang temulawak
  • Setengah genggam daun meniran
  • 2 jari rimpang lengkuas
  • 2 gelas air

Cara membuat:

  1. Cuci semua bahan hingga bersih.
  2. Potong bahan menjadi bagian kecil, lalu masukkan ke wadah rebusan.
  3. Tambahkan air dan rebus sampai mendidih sekitar 15 menit.
  4. Angkat, tunggu sampai dingin, kemudian saring airnya.

Pemberian: minumkan setengah sendok air ramuan, dua kali sehari.

2. Lengkuas

Lengkuas punya aroma khas yang disukai burung. Selain membantu pencernaan, ramuan ini kerap dipakai untuk menghangatkan tubuh burung yang sedang lesu karena cuaca dingin.

Bahan: 3 jari rimpang lengkuas dan 50 ml air matang.

Cara membuat: cuci lengkuas sampai bersih, parut, tambahkan air, lalu peras hingga keluar sarinya.

Pemberian: berikan satu sendok makan air perasan lengkuas, tiga kali sehari, idealnya sebelum waktu makan selama beberapa hari berturut-turut.

3. Daun Pepaya

Daun pepaya mengandung senyawa pahit alami yang dipercaya merangsang produksi enzim pencernaan. Karena rasanya pahit, pemberiannya sebaiknya cukup sedikit dan pada pagi hari.

Bahan: satu lembar daun pepaya, garam dapur secukupnya, dan setengah gelas air matang.

Cara membuat: cuci daun pepaya, lumatkan sampai halus, tambahkan air dan sedikit garam, kemudian peras dan ambil airnya.

Pemberian: berikan air perasan daun pepaya pada pagi hari.

4. Daun Pegagan

Pegagan atau antanan banyak tumbuh liar di pekarangan dan pinggir saluran air. Tanaman ini populer sebagai ramuan penambah tenaga serta penunjang nafsu makan, baik disajikan sebagai air seduhan maupun dicampur langsung ke pakan.

Bahan: satu genggam daun pegagan dan satu gelas air.

Cara membuat: cuci bersih daun pegagan, rebus dengan air dalam wadah tertutup sampai mendidih, tunggu hingga airnya menyusut setengah, dinginkan, lalu saring.

Pemberian: berikan satu sendok air saringan per hari. Untuk campuran pakan, potong halus daun pegagan sebanyak 15 sampai 30 gram lalu taburkan pada pakan.

5. Kacang Hijau

Kacang hijau bisa diberikan langsung tanpa diracik lebih dulu. Selain menambah nafsu makan, kacang hijau juga membantu menaikkan berat badan burung yang terlalu kurus dan membuat merpati indukan lebih cepat bertelur.

6. Kacang Tanah

Pakan harian merpati umumnya jagung. Sesekali, kacang tanah bisa diselipkan sebagai selingan karena kandungan proteinnya tinggi dan disukai hampir semua merpati. Pemberian kacang tanah sebaiknya tidak berlebihan karena kadar lemaknya juga besar, cukup sebagai tambahan beberapa butir sehari.

Aturan Pemberian yang Sebaiknya Dipegang

  • Berikan satu racikan dulu, jangan mencampur beberapa ramuan sekaligus agar reaksinya mudah diamati.
  • Cukup sampai 5-7 hari, lalu hentikan sementara. Kalau nafsu makan sudah kembali normal, tidak perlu diteruskan.
  • Sesuaikan dosis dengan ukuran burung. Merpati piyik atau betina yang sedang mengeram cukup diberi setengah dosis.
  • Selalu siapkan air minum bersih dalam jumlah cukup, terutama setelah pemberian ramuan beraroma kuat.
  • Kalau burung menolak pakan lebih dari tiga hari, hentikan ramuan dan periksa kemungkinan gejala penyakit.

Ramuan tradisional memang membantu, tetapi bukan pengganti pemeriksaan ketika ada gejala penyakit. Nafsu makan yang turun disertai hidung berair, kotoran hijau, atau kepala berputar mengarah ke gangguan yang perlu penanganan lebih serius, seperti yang dibahas pada panduan penanganan penyakit pada merpati.

Menjaga Selera Makan dalam Jangka Panjang

Setelah nafsu makan kembali normal, kuncinya adalah menjaga pola pemberian pakan tetap teratur. Jagung, beras merah, dan biji-bijian lain sebaiknya diberikan pada jam yang sama setiap hari, dengan jumlah yang habis dalam satu kali makan. Pakan yang tersisa di tempat makan lebih dari beberapa jam sebaiknya dibuang supaya tidak berjamur.

Bagi yang ingin meracik ramuan herbal secara lebih lengkap, resep cara membuat jamu untuk burung merpati bisa jadi lanjutan setelah racikan sederhana di atas. Untuk kebutuhan stamina saat musim lomba, penghobi juga sering memakai jamu merpati racikan RBF maupun manfaat gula merah untuk merpati sebagai penunjang energi. Semua artikel tersebut tersedia lengkap di kategori Pakan, Jamu & Nutrisi.

Dengan racikan sederhana dari dapur dan pola pakan yang disiplin, merpati yang tadinya kurus dan malas makan bisa kembali lahap. Nafsu makan yang stabil adalah dasar sebelum masuk ke program latihan maupun jamu penguat stamina yang lebih berat.

Sumber: burungnya.com — 6 Racikan Pakan Merpati untuk Menambah Nafsu Makan.