Kapolres Pekalongan Cup 2026, Ajang Merpati Kolong yang Dongkrak Ekonomi Daerah
Perlombaan merpati kolong kembali menyedot perhatian para penghobi saat Lomba Merpati Kolong Kapolres Pekalongan Cup 2026 digelar di Lapak Angkasa, Desa Jetak Kidul, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Ajang yang berlangsung sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini resmi ditutup pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara penutupan sekaligus penyerahan hadiah berlangsung meriah dan disaksikan para peserta dari berbagai daerah.
Wakapolres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah hadir mewakili Kapolres, didampingi sejumlah pejabat utama Polres Pekalongan beserta Kapolsek Wonopringgo dan ketua panitia. Kehadiran jajaran kepolisian ini menunjukkan bahwa lomba merpati kolong bukan sekadar hiburan, melainkan wadah positif untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus menyalurkan hobi secara sehat.
Burung Avatar Juara Pertama
Pada hasil akhir lomba, burung bernama Avatar milik Tim Ayam Balap berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati burung Sorban Wali dari Tim A3, disusul burung Luragung dari Tim Jaya Ataya di urutan ketiga, dan burung Husen dari Tim Bambu Runcing sebagai juara keempat. Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp10 juta plus piala untuk para pemenang.
Sebelumnya, saat pembukaan yang digelar pada Jumat, 19 Juni 2026, Plt. Bupati Pekalongan Sukirman sempat menyampaikan apresiasi atas digelarnya kegiatan yang melibatkan banyak komunitas ini. Menurutnya, ajang tersebut turut mendorong aktivitas ekonomi warga Kabupaten Pekalongan sekaligus mempererat komunikasi antarpenghobi merpati kolong. Hingga hari pertama, tercatat sekitar 200 burung terdaftar sebagai peserta dan angka ini diperkirakan terus bertambah.
Merpati Kolong, Antara Hobi dan Tradisi
Merpati kolong memang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat, terutama di Pulau Jawa. Keunikan gaya terbangnya yang tinggi, kemampuan orientasi yang kuat, serta gerak menukik yang presisi membuat jenis ini begitu digemari. Bagi para penghobi, memahami karakter burung adalah kunci agar tetap tampil maksimal di lapak, seperti yang dibahas dalam artikel mengenai cara memilih merpati tinggian kolong yang bagus maupun kumpulan artikel seputar merpati kolong.
Kemenangan para jawara ini juga tidak lepas dari perawatan dan latihan yang konsisten. Pemilik burung harus memastikan kondisi fisik, pola makan, dan kesehatan merpati terjaga, seperti prinsip yang ditekankan dalam cara melatih merpati agar mengenal kandang. Pola latihan yang teratur akan membuat burung lebih percaya diri saat menghampiri joki maupun saat berlaga.
Gelaran Kapolres Pekalongan Cup 2026 sukses menjadi pengingat bahwa merpati kolong tidak hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang kebersamaan dan sportivitas. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan semakin memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, dan komunitas pecinta burung di Indonesia.
Komentar