Makanan merupakan kebutuhan dasar bagi setiap makhluk hidup, tidak terkecuali burung merpati. Bagi pemilik merpati balap maupun merpati tinggi, pemberian pakan yang tepat menjadi kunci agar burung tetap sehat dan memiliki stamina maksimal saat dilombakan. Ibarat atlet lari, asupan makanan merpati pun harus dijaga dan dikontrol, mulai dari pakan harian, pakan menjelang lomba, hingga makanan yang sebaiknya dihindari sebelum bertanding.
Berikut beberapa jenis makanan terbaik untuk merpati balap dan tinggi yang bisa Anda berikan.
1. Jagung
Jagung adalah pakan pokok favorit hampir semua jenis merpati, termasuk merpati balap, tinggi, pos, maupun hias. Jagung yang bagus adalah yang kering, berbiji kecil, berwarna merah cerah, dan sudah dicuci. Mencuci lalu menjemur ulang jagung membuatnya bersih dari kotoran, debu, dan kutu sehingga burung lebih lahap dan kotorannya pun lebih sehat. Biji jagung yang kecil memudahkan burung menelan dan nutrisinya lebih baik. Kaya akan karbohidrat, jagung menjadi sumber tenaga utama yang cocok sebagai pakan pokok harian.
2. Kacang tanah
Kacang tanah atau kacang suuk baik diberikan sebagai makanan pelengkap sumber lemak dan cadangan energi. Kandungan lemaknya yang tinggi membuatnya kurang baik jika diberikan berlebihan karena bisa membuat bobot burung bertambah dan berat untuk terbang. Batasi pemberiannya, misalnya 10–20 butir per hari tergantung kondisi masing-masing burung. Kacang tanah cocok diberikan pagi hari setelah atau sebelum penjemuran, atau sore hari, serta 2–5 butir di lapangan sebagai pengganjal perut agar burung tidak terlalu lapar.
3. Grit atau asinan
Grit atau asinan merpati berupa cangkang kerang, pecahan batu bata, arang, cangkang telur, atau pasir. Burung yang diumbar sering terlihat mematuk tanah karena secara alami mencari grit untuk memenuhi kebutuhannya. Grit berfungsi sebagai asupan mineral, sumber kalsium, membantu proses pencernaan, hingga pembentukan cangkang telur bagi merpati betina. Grit sebaiknya tersedia setiap hari dalam wadah terpisah, terutama bagi betina yang akan bertelur. Anda bisa membuatnya sendiri atau membelinya dalam bentuk jadi.
4. Pur atau voer
Pur atau voer juga bisa diberikan pada merpati, misalnya voer ayam 594 untuk merpati dewasa dan 591 untuk loloh anakan. Kini sudah ada pula voer khusus merpati yang kandungannya relatif lengkap, termasuk vitaminnya, sehingga praktis bagi Anda yang tidak ingin repot. Voer dapat dicampur dengan pakan lain. Baca juga artikel kami tentang manfaat pur 594, 591, 511, 521, maupun pur babi untuk merpati.
5. Suplemen tambahan
Bagi merpati yang dilombakan, suplemen sangat penting untuk menunjang performa dan kecepatan terbang. Beberapa suplemen yang kerap dibutuhkan antara lain vitamin E, suplemen penambah darah, vitamin B kompleks, dan probiotik.
- Vitamin E diberikan saat merpati memasuki masa giring untuk mendukung kesuburan, agar betina lancar bertelur dan jantan lebih ngotot saat menggiring. Bisa diberikan 2–3 kali dalam seminggu.
- Suplemen penambah darah seperti sangobion, sakatonik liver, livron B kompleks, atau hemolyt baik diberikan saat burung istirahat mengeram hingga menjelang lomba (H-5), karena pembentukan hemoglobin butuh waktu 5–9 hari. Hemoglobin berperan menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh agar burung tidak cepat lelah.
- Vitamin B kompleks membantu pembentukan hemoglobin, pencernaan, dan metabolisme agar lebih optimal.
- Probiotik dapat diberikan seminggu sekali, misalnya EM4 peternakan, untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Bagi merpati balap dan tinggi, selain pakan di atas Anda juga bisa membaca panduan nutrisi terbaik untuk merpati anakan dan dewasa beserta cara pemberiannya, serta memahami manfaat probiotik untuk kesehatan merpati secara lebih lengkap.
Komentar