Memilih betina geber yang tepat menjadi salah satu faktor penentu kualitas giring merpati player. Jika geberannya tidak hidup, tidak disukai pejantan, atau sering mati saat digeber, hasil giringan pun tidak akan maksimal. Karena itu, pemilihan betina geber tidak boleh asal-asalan. Berikut beberapa kriteria yang bisa dijadikan patokan.

1. Pilih Warna yang Mirip Induknya

Geberan dengan warna yang mirip dengan induknya, terutama warna ibu, biasanya lebih cepat dikenali dan dihafal burung. Pengalaman banyak pemain menunjukkan, merpati yang memakai geberan sewarna induknya cenderung giringan lebih keras.

2. Pastikan Geberannya Hidup

Untuk mengetahuinya, cukup klepek atau geber burung tersebut. Perhatikan juga bagian dadanya: jika tebal, biasanya punya geberan yang bagus. Hindari geberan yang super giras karena biasanya tidak mau digeber dan hanya membuka sayap saja.

3. Pilih yang Terlihat di Lapangan

Geberan yang aktif dan mudah terlihat di lapangan lebih disukai. Banyak pemain menyukai geberan berwarna plontang atau yang memiliki selap putih di sayapnya, karena lebih mudah terlihat saat digeber dari bawah.

4. Pastikan Disukai Player

Yang paling penting dari semuanya: geberan harus disukai si player. Beberapa burung memang rewel dalam memilih betina. Caranya, dekatkan calon geberan; jika si jantan suka, bekurannya akan lebih bersemangat dibanding saat menghadapi betina lain. Baca juga panduan cara menggiring merpati agar tekniknya benar.

Itulah beberapa kriteria dalam memilih betina geber untuk merpati. Dengan geberan yang tepat, semangat giring merpati player akan maksimal. Pelajari juga teknik giring yang benar supaya hasilnya semakin optimal.