Dokter Gigi yang Sulit Dikalahkan di Kelas Merpati Muda
Di tengah kesibukannya sebagai dokter gigi dan kepala keluarga muda, Ahmad Majid yang bermarkas di Assen, Belanda, justru menjadi salah satu nama yang paling disegani di lomba merpati muda (young birds). Selama bertahun-tahun ia nyaris tak terkalahkan di kelas favoritnya, dan musim ini pun tidak berbeda: langsung mendominasi empat lomba pertama dengan sederet hasil impresif.
Fokus pada merpati muda adalah pilihan pribadi yang disesuaikan dengan waktu luangnya. Keputusan itu terbukti tepat karena namanya konsisten menghuni jajaran elit Belanda. Fondasi loft Ahmad Majid dibangun dari bibit-bibit pilihan para bintang internasional seperti Leo Heremans, Dirk van den Bulck, Gustaaf Boeckmans, dan Jos Cools. Nama-nama besar seperti Cruijff, De Vooruit, Noortje, Little Kittel, hingga Golden Kittel menjadi tulang punggung koloni kawinnya.
Empat Lomba Pertama Langsung Mendominasi
Hasil beberapa pekan terakhir menunjukkan kualitas tersebut. Dari Ulft sejauh 128 km dengan 1.085 peserta, burung-burungnya finis di posisi 2-3-6-8-10-15-20-50 dan total 42 dari 87 ekor masuk daftar hadiah. Di Gennep (152 km, 1.036 peserta) ia mencatat 1-2-3-8-10-14-18-26 dengan 39 dari 79 ekor masuk. Giliran Venlo (181 km, 1.026 peserta), hasilnya 3-6-7-8-31-37 dan 44 dari 77 ekor ikut mencetak poin.
Puncaknya terjadi pada lomba 1 Agustus dari Weert sejauh 205 km dengan 3.997 peserta. Enam ekor merpati mudanya merebut enam posisi teratas sekaligus hanya dalam rentang 45 detik. Bintang lomba itu adalah Lady Cruijff (NL26-4753566), cucu dari The Legend Cruijff, yang silsilahnya dihiasi nama-nama juara seperti Lowen (Juara 1 National Young Bird Ace Pigeon PIPA Ranking 2021) dan Olympic Maria (Juara 1 Olympic Speed Ace Pigeon Maastricht).
Rekam Jejak yang Konsisten
Dominasi musim ini bukan kebetulan. Ahmad Majid tercatat pernah meraih posisi 3 Olympic Pigeon kategori Young Birds di Romania 2022, 6 Olympic Pigeon di Olympiad Maastricht 2024, 19 Olympic Pigeon Young Birds 2025, serta National PIPA Ranking Speed Ace Young Birds 2017 dan 2021. Pada 2023 ia juga dinobatkan sebagai Best Young Bird Vitesse Belanda.
Kunci utamanya ada pada kawin silang. Bibit-bibit dari Dirk van den Bulck, Staff Boeckmans, Jos Cools, dan Leo Heremans terbukti mewariskan kualitasnya secara konsisten ke generasi berikutnya. Dengan pola seperti ini, bukan tidak mungkin nama-nama baru dari loft Assen itu akan kembali meramaikan papan atas musim-musim mendatang.
Pelajaran untuk Penghobi Tanah Air
Kisah Ahmad Majid menegaskan bahwa konsistensi latihan, kualitas bibit, dan perawatan yang terjaga adalah kunci sukses di lomba merpati. Seperti diulas dalam artikel Perawatan dan Pelatihan Burung Merpati Lengkap dari Piyik, masa muda adalah fase paling krusial untuk membentuk karakter terbang burung. Agar performanya terjaga, asupan pakan yang tepat dan waktu istirahat yang cukup juga tidak boleh diabaikan. Ragam panduan latihan lainnya bisa disimak di label melatih merpati.
Komentar