Anniversary Pengurus Daerah Persatuan Penggemar Merpati Balap Sprint Indonesia (PPMBSI) Gorontalo sukses diramaikan dengan gelaran lomba merpati balap lintas daerah. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (4–6 September 2026), di arena lomba persawahan dekat kantor PMI Provinsi Gorontalo, Kelurahan Dulomo Selatan, Kota Gorontalo.
Peserta dari Empat Provinsi di Sulawesi
Yang membuat event ini istimewa bukan hanya karena peringatan anniversary PPMBSI Gorontalo, tapi juga karena skala pesertanya yang melampaui batas provinsi. Penghobi merpati balap dari Manado, Bitung, dan Palu turut hadir membawa merpati andalan mereka untuk berkompetisi. Total hadiah yang diperebutkan berkisar Rp30 juta dengan jarak lomba 750 meter.
"Kami banyak berterima kasih kepada para tamu undangan dan peserta dari Palu, Bitung, Manado, serta beberapa daerah lainnya yang sudah jauh-jauh datang ke Gorontalo untuk meramaikan event ini," ujar Hamdan Abubakar, Ketua Pengda PPMBSI Gorontalo, Sabtu (5/9/2026).
Momentum Silaturahmi Komunitas Merpati Balap Sulawesi
Sejak hari pertama, suasana arena lomba berlangsung meriah. Para peserta tampak antusias mempersiapkan burung masing-masing, sementara masyarakat dan penghobi lainnya turut menyaksikan jalannya perlombaan. Event ini sekaligus menjadi momentum untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun 2026.
Hamdan menekankan bahwa anniversary PPMBSI Gorontalo menjadi ajang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus mempererat persaudaraan antaranggota komunitas merpati balap, baik di Gorontalo maupun dengan penghobi dari luar daerah.
Dukungan Pemerintah Diharapkan Meningkat
Selain menjadi ajang adu kecepatan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi ruang positif bagi komunitas untuk mengembangkan minat dan hobi secara terorganisir dengan tetap mengedepankan sportivitas. Hamdan berharap aktivitas komunitas merpati balap mendapat perhatian dan dukungan lebih dari pemerintah daerah maupun Provinsi Gorontalo.
Ia menilai keberadaan komunitas tersebut merupakan bagian dari aktivitas masyarakat yang dapat dikembangkan sebagai kegiatan positif sekaligus menjadi bagian dari kearifan lokal. Dengan antusiasme yang tinggi dari peserta lintas daerah, komunitas merpati balap Sulawesi terus menunjukkan perkembangan yang positif dari tahun ke tahun.
Baca juga: Goliong Cup 2026: Lomba Merpati Balap Sprint Meramaikan Medan dan Sekilas Tentang Lomba Merpati Balap Sprint dan Cara Perawatannya
Sumber: otanaha.id
Komentar