Probiotik herbal adalah suplemen tambahan untuk hewan yang dibuat dari bahan alami dan diolah lewat fermentasi. Bagi merpati, suplemen ini bukan sekadar penambah nafsu makan: di dalamnya hidup lebih dari 1.000 jenis mikroorganisme lokal yang membantu menjaga kesehatan saluran cerna sekaligus memperkuat daya tahan tubuh. Karena bahannya banyak tumbuh di pekarangan, banyak lofter memilih membuat sendiri daripada membeli produk jadi.
Apa saja manfaatnya untuk merpati
Probiotik herbal bekerja pada dua sistem sekaligus. Yang pertama adalah pencernaan: bakteri baik yang masuk bersama pakan membantu usus memecah makanan lebih efisien, sehingga nutrisi terserap maksimal dan kotoran yang dihasilkan jauh lebih sedikit baunya. Yang kedua adalah imunitas — populasi bakteri menguntungkan di saluran cerna membuat penyakit sulit berkembang, dan merpati yang rutin mendapatkannya cenderung lebih bugar selama latihan maupun masa giringan.
Manfaat lain yang sering disebut pemilik adalah nafsu makan naik, konversi pakan lebih baik (pakan yang masuk lebih banyak berubah jadi daging dan tenaga, bukan terbuang), serta kandang yang lebih nyaman karena bau kotoran menurun. Bagi yang sedang menyiapkan burung untuk lomba, rangkaian manfaat ini membuatnya banyak dipakai sebagai pendamping resep jamu merpati untuk stamina.
Bahan yang disiapkan
Resep rumahan ini memakai sekitar 50 jenis bahan rempah dan tumbuhan, di antaranya kunyit, temulawak, brotowali, nanas, kencur, kunci, jahe, aneka buah, kulit manggis, daun sirsak, daun beserta batang kelor, dan lidah buaya. Seluruh bahan dikumpulkan dalam satu reaktor tertutup, lalu diberi biang bakteri pengurai positif seperti Lactobacillus casei, Streptococcus, dan Rhodopseudomonas. Selain bahan utama, siapkan pula cacing tanah, asam jawa, EM4 sebagai starter, dan vitamin penunjang yang baru dicampurkan setelah larutan dingin.
Langkah pembuatannya
- Rebus daun sirih, jahe, kayu manis, sere, daun pandan, dan brotowali dengan 80 liter air, lalu ambil air rebusannya saja.
- Cuci bersih cacing tanah, haluskan bersama air sumur, lalu sisihkan.
- Larutkan seluruh bahan ke dalam total sekitar 150 liter air — 65 liter air segar dicampur air rebusan tadi — lalu masukkan ke wadah tertutup (ember, drigen, atau tong plastik) dan tunggu sampai dingin. Asam jawa cukup diuleni tanpa bijinya.
- Setelah larutan benar-benar dingin, masukkan EM4, bakteri starter, dan vitamin, lalu tutup rapat supaya udara tidak masuk.
- Buang gas yang menumpuk dengan membuka tutup wadah dan mengaduknya, cukup sekitar tiga hari sekali dan jangan lebih dari lima menit supaya fermentasi tidak terganggu.
- Diamkan fermentasi selama 21 hari. Setelah itu probiotik siap dipakai.
Sebelum dipakai, aduk larutan lebih dulu, ambil secukupnya, lalu peras. Ampasnya dikembalikan ke wadah fermentasi supaya masih bisa dipakai lagi untuk pemberian berikutnya. Pemberian bisa dicampur ke air minum maupun pakan basah.
Jenis bakteri yang terlibat
Bakteri yang umum muncul pada fermentasi ini antara lain Weissella sp., Leuconostoc sp., Staphylococcus sp., Streptococcus sp., Lactococcus sp., Lactobacillus casei, Saccharomyces cerevisiae, Rhodopseudomonas palustris, serta beberapa galur pengurai lain seperti acidophilus digestiva, casei immunita, dan bifido defensia. Kombinasi inilah yang membuat larutan bekerja ganda sebagai penambah nafsu makan sekaligus penekan bau kotoran.
Probiotik herbal memang bukan obat, tapi sebagai pendamping perawatan ia membantu menjaga pencernaan dan imunitas merpati dari dalam. Kalau ingin membandingkan dengan racikan lain, lihat juga manfaat probiotik untuk kesehatan merpati, racikan pakan penambah nafsu makan, dan panduan nutrisi terbaik untuk merpati anakan dan dewasa.
Komentar