Pecinta merpati pos pasti tahu betapa ketatnya persaingan lomba jarak jauh di Eropa. Di akhir pekan penutup kalender musim 2026, loft milik Dirk Deroose dari Kruisem, Belgia, kembali menunjukkan taringnya. Dari dua lomba besar sekaligus, Perpignan dan Périgueux, koloninya mengumpulkan tujuh finis Top 100 nasional — penutup musim yang sangat manis.
Perpignan: Rémy Dax Kunci Gelar Ace Pigeon Nasional
Di lomba ekstrem jarak jauh Perpignan, bintang utamanya adalah Rémy Dax (BE23-4034835). Merpati jantan ini bukan wajah baru; tahun lalu ia sudah duduk di peringkat 9 Ace Pigeon Nasional 2025 kategori Extreme Long Distance dari tiga lomba internasional, termasuk finis 7 nasional di Dax. Musim ini ia makin garang dengan menambah prestasi dari Pau dan Dax yang terkenal berat.
Dari Perpignan, merpati ini dilepas pukul 07.00 pagi dan terbang lurus seperti anak panah. Ia mendarat di papan pendarat loft-nya pukul 20.34 dan finis 24 nasional dari hampir 3.000 peserta. Lebih dari itu, Rémy Dax mengunci gelar 1st National Ace Pigeon KBDB 2026 Extreme Long Distance dan PIPA Ranking dari tiga lomba. Catatannya nyaris sempurna: dari tujuh start lomba ekstrem, persentase hadiahnya 100 persen.
Namun yang paling cepat pulang ke Kruisem justru betina dua tahun bernama Laureaat Fighter (BE24-4090152). Sekitar 10 menit sebelum Rémy Dax muncul, ia sudah memenangkan lomba lokal di fondclub Union et Liberté sekaligus finis 13 nasional dari Perpignan. Bloodline-nya istimewa: cucu dari dua pemenang Barcelona Internasional dan masih kerabat dekat Ares, Ace Pigeon Nasional KBDB 2025 milik Deroose.
Périgueux: Konsistensi Merpati Tua dan Kemunculan Generasi Baru
Di Périgueux (674 km), Dirk dan asistennya Kristof mengirim 26 ekor burung tua. Hasilnya lokal 1-2-3-5-6 dari 76 peserta, dan di level nasional tetap mentereng. Flash 717 (BE23-4034717), salah satu bintang loft, finis 61 nasional setelah sebelumnya mencatat empat finis Top 25 nasional dan gelar Ace Pigeon. Ia anak dari indukan dasar Zoom yang pernah jadi runner-up Ace Pigeon Nasional KBDB 2017.
Yang menarik, merpati tua pun tetap tampil konsisten. Copy Zoom (BE21-4146290) membuka musim dengan 26 nasional Limoges dan menutupnya dengan 55 nasional Périgueux. Prince Andre 151 (BE21-4146151), sama-sama lahir 2021, menutup musim di 98 nasional. Lima tahun berkiprah di level atas melawan peserta yang jauh lebih muda adalah bukti manajemen kandang dan perawatan yang matang.
Regenerasi juga aman. Prince Andre 299 (BE24-4090299), adik kandung Prince Andre 151, finis 31 nasional di Périgueux. New Andrette (BE24-4090251) kembali menembus Top 100 nasional setelah sebelumnya meraih 80 nasional Bourges dari 22.975 peserta. Musim 2026 menegaskan bahwa konsistensi Deroose bukan kebetulan — dan generasi berikutnya sudah siap melanjutkan.
Pelajaran untuk Penghobi Merpati Pos Tanah Air
Cerita Deroose mengingatkan bahwa kunci sukses lomba jarak jauh bukan cuma kecepatan, tapi juga daya jelajah, pemulihan, dan kesabaran melatih. Soal bagaimana menyiapkan performa puncak, kamu bisa baca apa itu kandang nasional merpati pos dan kisah merpati pos pulang dari Sumbawa–Jakarta sejauh 1.200 km di ajang MITS LLB 2026. Faktor cuaca juga sering jadi penentu — lihat penjelasan tentang pengaruh cuaca panas terhadap merpati pos. Semua materi seputar jenis ini bisa disimak di rubrik Merpati Pos.
Sumber: PIPA — Dirk Deroose (Kruisem, BE): Périgueux and Perpignan provide a superb finale to the long-distance season (16 Agustus 2026)
Komentar