Ikon balap merpati pos jarak jauh (marathon) asal Belgia, Etienne Meirlaen dari Deurle, memutuskan melelang seluruh kandang indukannya melalui platform lelang PIPA. Keputusan ini menutup lebih dari 20 tahun dominasi koloni Meirlaen di panggung balap maraton internasional, sekaligus membuka kesempatan langka bagi penghobi mana pun untuk memiliki darah juara yang membangun reputasi loft tersebut.

Koloni Meirlaen dibangun di sekitar indukan ajaib betina bernama Yelena. Dari keturunannya lahir juara-juara nasional, Juara Umum (Ace Pigeon) nasional KBDB, serta deretan spesialis jarak jauh kelas atas yang bertahan di puncak selama dua dekade. Musim 2026 lalu, merpati-merpati Meirlaen kembali menambah babak baru: gelar Juara Umum Jarak Ekstrem OVV, juara jarak jauh Filip Norman Prize Belgian Combine, serta juara Super Marathon OVV — meski musim maraton tahun itu tergolong ekstrem karena gelombang panas yang membuat kondisi balap mendekati tropis.

Alasan Meirlaen Menjual Indukan

Kebijakan ini bukan karena burungnya menurun, melainkan karena faktor usia dan beban kerja. Koloni sebesar itu menuntut perawatan intensif di tengah puncak musim panas — melatih, mengatur kondisi nesting, memandikan, hingga menyiapkan burung muda. Etienne mengaku sudah beberapa kali mencapai batas kemampuannya pada musim panas kemarin. Ia lalu memilih filosofi "melakukan hanya apa yang masih bisa dikerjakan dengan sempurna": ke depan ia hanya akan membiakkan satu putaran, maksimal 50–60 anak dari burung balap terbaiknya, dan tidak lagi memelihara indukan tetap.

Artinya, lelang yang berlangsung 2–15 November 2026 di PIPA adalah kesempatan terakhir memperoleh "emas dari Deurle" berupa keturunan langsung dari ikon Meirlaen seperti Olympic Monar, Superbreeder, Montali, Provincial Pau, Diamond Anita, VIPau, hingga Rhône King.

Sosok-Sosok Unggulan di Lelang

  • New Monar (BE22-4094101) — 1st Nasional Dax 2.575 burung (2024) dan 3rd Internasional Dax 8.610 burung.
  • Etienne (BE24-4022100) — juara 1 Nasional Pau Prancis 2.955 burung dan 3rd Internasional Pau 10.601 burung pada 2026.
  • Yelena's Ace (BE18-4216081) — 2nd Juara Umum Nasional Jarak Jauh KBDB 2020 dan 2nd European Ace Pigeon Jarak Jauh.
  • Miss Narbonne (BE18-4216097) — 1st Internasional Agen DV 7.622 burung dan 3rd Internasional Agen 18.056 burung.

Bagi penghobi merpati pos, kisah ini relevan dengan apa yang terjadi di Indonesia: nama-nama besar balap maraton memang bertahan karena stok indukan yang kuat dan konsisten, bukan karena satu-dua burung semata. Kalau kamu ingin memahami cara kecepatan merpati pos diukur saat tiba di kandang, baca panduannya di Cara Hitung Kecepatan Burung Merpati Pos. Musim maraton internasional 2026 juga menyorot nama lain yang sedang panas, seperti Jelle Jellema di Barcelona — selengkapnya di artikel Jelle Jellema Catat Hasil Internasional Terbaik Sepanjang Sejarah Balap Barcelona, serta Thoné yang merebut gelar Marathon King 2026 pada artikel ini.

Lelang indukan sebesar ini jarang terjadi. Selain nilai genetiknya, Meirlaen membuktikan bahwa satu indukan hebat seperti Yelena bisa menghidupi reputasi satu loft selama dua dekade — pelajaran yang berlaku di mana pun, dari Deurle sampai kolongan di Indonesia.