Keluarga Thoné dari kota As, Belgia, kembali menutup musim balap dengan catatan istimewa. Jos Thoné bersama dua putranya, Xavier dan Maxim, mengemas sederet kemenangan zonal, satu gelar provinsial, serta predikat Raja Maraton dari klub jarak jauh Limburg. Nama Thoné memang sudah lama dikenal sebagai salah satu kandang merpati pos balap paling konsisten di Eropa, dan musim 2026 memperkuat reputasi itu.

Celina Menang Zonal Périgueux di Kondisi Ekstrem

Andalan Xavier dan Maxim musim ini adalah Celina (BE25-5028829), yang menjuarai kelas nasional zona Périgueux dari 430 ekor merpati dengan seri hasil 1-7-13-15-25-36-44. Jaraknya termasuk yang terpanjang di kelompoknya, sehingga Celina harus terbang jauh lebih lama dibanding burung-burung pemimpin nasional saat cuaca musim panas 2026 begitu keras. Meski begitu ia tetap bertengger di posisi 141 nasional dari 4.423 merpati yearling.

Silsilah Celina menjelaskan ketahanannya. Ayahnya, Opium Junior, adalah keturunan langsung Opium milik Guy Baerts yang berdarah Little Joe. Ibunya, Ceylin, berasal dari garis Batenburg-Van de Merwe yang menghimpun banyak legenda Barcelona, di antaranya Blue Night (juara 1 Internasional Barcelona 16.832 ekor) dan Silke (juara 1 Nasional Barcelona).

Empat Merpati Muda Masuk Top 10 Zonal Chateauroux

Di kategori merpati muda, Thoné mencatat hasil ganda pada balapan Chateauroux awal September. Victory Nina 356 keluar sebagai juara 1 zona Chateauroux dari 777 merpati muda dan menempati posisi 3 nasional dari 12.504 ekor. Merpati kedua, Mondo, menjadi juara 2 zona sekaligus urutan 18 nasional. Total empat merpati muda mereka masuk sepuluh besar kelas zonal, dengan dua posisi teratas dikuasai.

Kinerja itu membuat Victory Nina 356 diprediksi masuk 46 besar Juara Merpati Muda Jarak Menengah KBDB, sementara Mondo diprediksi berada di urutan 32. Keduanya lahir dari kombinasi pejantan Nino (juara 1 Nasional Argenton dari 23.570 ekor) dan indukan turunan Nina, juara 1 Nasional Bourges.

Juara Provinsial Narbonne dan Gelar Maraton

Jangka panjang mereka juga tidak kalah. Narbonne First (BE25-5028733) menjuarai kelas provinsial Narbonne dari 433 ekor sekaligus finis ke-36 nasional dari 4.223 peserta. Keturunan tiga indukan berstatus juara internasional ini punya darah juara Barcelona yang kental lewat ayahnya Monty (turunan Lloyd Laureaat, juara 1 Internasional Pau) dan ibunya Barcelona Bens First.

Hasil-hasil tersebut berbuah gelar di kejuaraan Limburg Long-Distance & Marathon Club: Xavier dan Maxim dinobatkan sebagai Marathon King 2026, sekaligus meraih juara 1 Ace Pigeon Jarak Sangat Jauh yearling dan juara 1 Champion Jarak Jauh yearling. Di klub sendiri, De Kanaalduif Bilzen, mereka mengunci gelar champion jarak jauh dan ace pigeon jarak sangat jauh merpati dewasa. Jos Thoné menyumbang gelar juara GMD merpati muda beserta ace pigeon-nya.

Moncer Pula di One Loft Race Dunia

Selain lomba konvensional, kandang Thoné juga stabil di ajang One Loft Race. Di Viking OLR Swedia, Grizzly Sedna 041 finis ke-7 final dari 406 ekor dan menjadi 15 besar ace pigeon. Pirate OLR di Prancis memberi posisi 16 dari 420 ekor, sementara di Mira, Portugal, merpati hasil kerja sama dengan PIPA Elite Centre finis ke-10 dari 1.019 peserta. Di Marlbank OLR Afrika Selatan, satu merpati mereka naik podium sebagai 3rd Ace Pigeon Sprint.

Catatan musim ini menegaskan pola yang sudah lama dipakai kandang-kandang merpati pos balap Eropa: garis keturunan jarak jauh yang dijaga ketat, ditambah pengujian di berbagai negara lewat One Loft Race. Pembaca yang mengikuti lomba sejenis bisa melihat profil serupa pada kandang Belgia lain seperti Van den Abbeel-Peleman, Rudi De Saer, maupun Dirk Deroose. Simak juga catatan musim kombinasi Mantel di One Loft Race 2026 dan rangkuman label KBDB.