Rudi De Saer dari Ruiselede, Belgia, menutup musim balap jarak jauh 2026 dengan cara yang mengesankan. Pada balapan nasional terakhir musim ini dari Périgueux (683 km), koloninya kembali menunjukkan kualitas para atletnya — termasuk raihan podium nasional yang manis.

Black Jr. Melesat ke Podium Nasional

Setelah menempuh hampir 700 kilometer, Black Jr. (BE25-3087603), seekor pejantan berbulu putih, mengamankan peringkat 3 nasional dari 3.586 ekor yearling di Périgueux. Prestasi ini menempatkannya di jajaran merpati top De Saer yang sudah malang-melintang di panggung nasional Belgia.

Di musim debutnya sebagai yearling, Black Jr. tampil konsisten: 154 nasional Périgueux I (4.423 ekor), 281 nasional Tulle (6.780 ekor), dan 636 nasional Limoges (9.091 ekor). Kini ia sudah masuk perhitungan KBDB Ace Pigeon berdasarkan tiga dan empat balapan nasional. Tak mengherankan — ia adalah anak dari Blacky, pejantan juara sekaligus indukan andal di lumbung Ruiselede.

Champ dan Bimbo Ikut Mengamankan Hasil

Di belakang Black Jr., Champ (BE25-3087608) tiba dengan peringkat 94 nasional Périgueux, menegaskan semua janji yang sudah ia tunjukkan. Dua pekan sebelumnya, ia finis 17 nasional dari 4.423 ekor di titik lepas yang sama. Champ lahir dari persilangan darah terbaik koloni De Saer dengan darah Jos dan Jan Loobuyck yang tenar.

Sementara itu Bimbo (BE25-3087719) menyelesaikan perjalanan di posisi 80 nasional Périgueux. Kepercayaan De Saer untuk membawanya ke tim yearling yang sangat selektif terbayar lunas — setelah sebelumnya ia merebut hadiah utama dari Tulle dan punya silsilah istimewa. Seperti yang ditegaskan banyak penghobi, menilai kemampuan merpati memang selalu berawal dari konsistensi dan darah.

Semakin Berat Kondisinya, Semakin Unggul

Sejak pergantian abad, nama De Saer identik dengan performa spektakuler saat jarak bertambah jauh. Ketika kondisi berat — panas, angin depan, dan lain-lain — merpati De Saer justru otomatis naik ke puncak hasil. Di kalender nasional jarak jauh 2026, ia mencatat banyak finis top-100 di balapan klasik seperti Limoges, Tulle, dan Aurillac.

Final nasional dari Périgueux menjadi contoh sempurna: dengan tim kecil hanya empat ekor yearling, Rudi menutup musim dengan raihan 3, 80, dan 94 nasional. Hasil ini juga mengingatkan bahwa kandang nasional yang sehat dan manajemen latihan yang tepat adalah kunci merpati pos tampil maksimal di jarak ekstrem — seperti halnya Kremes Loft yang menuntaskan 718 km dari Probolinggo dalam 10 jam 21 menit.

Sumber: PIPA (pipa.be) — Loft Report, 15 Agustus 2026.