Jelle Jellema dari Nijverdal, Belanda, kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu penakluk lomba merpati pos jarak jauh (homing racing) paling konsisten di Eropa. Dalam laporan terbaru yang dirilis PIPA pada 27 Oktober 2026, Jellema disebut mencatat hasil internasional terbaik sepanjang sejarah lomba Barcelona. Prestasi itu dibuktikan dengan deretan peringkat menakjubkan saat berhadapan dengan 16.257 merpati dari enam negara.

Seri hasil yang sulit ditiru

Di Barcelona 2026, merpati-merpati Jellema mengisi posisi 3, 5, 6, 9, 14, 15, 30, 40, 49, 57, dan seterusnya di klasemen internasional. Angka ini bukan hasil satu ekor merpati, melainkan keunggulan seluruh pasukan yang datang bersamaan. PIPA mencatat raihan tersebut setara 6 merpati menembus 1.000 besar (15% dari pasukannya), 13 merpati masuk 100 besar (32%), 26 merpati menembus 10% teratas (63%), dan 31 merpati bertahan di kuartal pertama klasemen (76%).

Total 16.257 merpati masuk angkutan dari enam negara: Belgia 5.945 ekor, Belanda 5.075, Prancis 3.415, Jerman 1.373, Inggris 1.352, dan Luksemburg 19. Jarak Barcelona memang dikenal sebagai salah satu rute maraton paling bergengsi: merpati harus melintasi Pirineus dan wilayah Prancis selatan sebelum tiba di kotanya masing-masing di utara Eropa.

Empat bintang di barisan depan

Orion Barcelona (NL23-9027896) membuka daftar dengan finis ke-3 internasional dengan kecepatan 921,326 meter per menit, sekaligus juara 2 nasional Belanda dari 5.071 ekor. Pasangannya, Lumen, menempati posisi 15 internasional. Ayla (BE23-4166084) finis ke-5 internasional hanya 6 menit di belakang Orion, lalu empat kemudian membuktikan kualitasnya sebagai 15 nasional Perpignan dari 3.827 ekor. Kimbo (NL21-1177720) mengambil posisi ke-6 internasional setelah tahun sebelumnya menjadi ke-6 internasional Perpignan melawan 11.866 merpati. Dexter (NL23-9027922) menutup barisan dengan posisi ke-9 internasional, melengkapi predikatnya sebagai 3 Nasional Ace Pigeon 2025.

Indukan yang menjamin kualitas

Di balik deretan hasil itu berulang nama-nama indukan penjamin: Silke, Kleine Jade, Rena, Orion, Zwart Goud, Lars, dan Naomi. Konsistensi serupa juga muncul di Perpignan, tempat Jellema mencatat 1, 3, 6, 7, 8, 9, dan 14 pada federasi timur melawan 524 ekor. Musim sebelumnya, tiga merpatinya bahkan menembus 15 besar internasional Perpignan dari 11.866 peserta.

Bagi penghobi merpati pos di Indonesia, rekam jejak Jellema menegaskan bahwa kemenangan jarak jauh ditopang program pemuliaan jangka panjang, bukan satu ekor merpati ajaib. Persaingan Jellema di kancah internasional musim ini juga ketat — ia kalah tipis 23 detik dari Anton Schonken di Green Jacket Series AFRIKAPRO 2026, sementara musim maraton 2026 juga menyimpan kisah lain lewat gelar Marathon King yang direbut keluarga Thoné. Hasil juara per kelas di Barcelona International 2026 sudah pernah kami bahas sebelumnya, dan seluruh artikel tentang Jelle Jellema bisa diikuti lewat label Jellema.

Sumber: PIPA — Jelle Jellema, the undisputed ruler of the prestigious Barcelona race.