Mantan petinju kelas berat yang dijuluki “Si Leher Beton”, Mike Tyson, ternyata memiliki hobi yang tidak terduga: memelihara burung. Bahkan ia mengaku kini memelihara lebih dari 2.500 ekor burung. Pengakuan itu ia sampaikan kepada pembawa acara ternama Amerika Serikat, Larry King.

“Ke mana pun pergi, saya selalu punya burung. Saya memelihara mereka di rumah-rumah yang saya tinggali. Mungkin kalau dihitung, sekarang saya sudah punya 2.500 ekor,” ujar Tyson bangga. Sebagian besar koleksinya adalah burung merpati.

Siapa sangka, sosok yang menakutkan di atas ring tinju ternyata memiliki sisi humanis dengan kecintaannya pada merpati. “Hal pertama yang saya cintai dalam hidup ini adalah burung-burung merpati. Saya sulit sekali menjelaskan hal ini,” katanya seperti dikutip dari yahoo.sports. Ia menambahkan bahwa burung merpati adalah bagian dari hidupnya.

Kecintaan Tyson pada merpati bahkan ia wujudkan lewat sebuah seri drama dokumenter sebanyak enam episode di saluran televisi Animal Planet dengan tajuk Taking on Tyson. Lewat acara tersebut, Tyson berbagi pengalamannya membesarkan merpati, termasuk mengikutsertakan burung-burungnya dalam lomba. Acara ini juga membawanya kembali ke masa kanak-kanak bersama pelatih ternamanya, Cus D’Amato.

Melalui tayangan itulah Tyson ingin memperkenalkan betapa menariknya makhluk seperti merpati kepada para penonton, dan bagaimana manusia bisa membangun kedekatan dengan burung yang kerap dianggap sepele ini. Kisah seorang legenda tinju dunia yang jatuh cinta pada merpati membuktikan bahwa hobi ini memang mampu mengikat hati siapa pun, dari kalangan mana pun.

Merpati bukan sekadar burung biasa; beberapa di antaranya bahkan bernilai fantastis. Contohnya merpati pos New Kim yang laku Rp26 miliar. Simak juga kisah sukses lainnya, seperti Ahmad Majid dari Belanda yang mendominasi lomba merpati muda, untuk melihat bagaimana dunia merpati terus hidup dan berkembang.