Universitas Brawijaya (UB) Malang akan menjadi tuan rumah kontes satwa bertajuk Piala Rektor Prana Satwa Brawijaya 2026 pada 24-25 Oktober 2026. Ajang ini digelar di Gedung Samantha Krida, Universitas Brawijaya, dalam rangka Dies Natalis ke-65 FAST UB bersama PT Charoen Pokphand Indonesia. Yang menarik bagi penghobi burung, kontes merpati hias menjadi salah satu kelas yang dipertandingkan dalam kegiatan ini, bersama sejumlah kontes satwa lain.

Promosi acara ini gencar disebar lewat media sosial sejak sepekan terakhir, termasuk oleh akun Charoen Pokphand Jawa Timur (@sobat.cpjatim). Selain kontes merpati hias, kegiatan ini juga menghadirkan kontes ayam, kontes kucing (Fun Cat Show), seminar edukasi satwa, serta pameran satwa unik. Bagi pecinta merpati hias Malang dan sekitarnya, ini jadi kesempatan langka mengikuti kontes di kampus besar tanpa harus jauh ke kota lain.

Panggung Merpati Hias Makin Dekat ke Publik

Kehadiran kelas merpati hias di even kampus menunjukkan bahwa burung hias seperti merpati kipas (fantail), merpati gurat, dan berbagai galur merpati hias lokal makin diakui sebagai bagian dari budaya pecinta burung Indonesia. Sebelumnya, Taman Wisata Selorejo, Ngantang, Kabupaten Malang, juga pernah diguncang Malang Fancy Pigeon Show 2026 yang diramaikan ratusan pecinta merpati hias dari berbagai daerah. Even-even seperti ini mempertemukan peternak, kolektor, dan penikmat dalam satu panggung yang sama.

Bagi yang penasaran, baca juga liputan kontes merpati hias lainnya di kanal merpati hias MerpatiID dan rangkuman acara Malang Fancy Pigeon Show 2026 di Selorejo.

Persiapan Sebelum Bawa Merpati ke Kontes

Menjelang hari pelaksanaan, ada beberapa hal mendasar yang biasanya perlu disiapkan pemilik merpati hias. Pertama, pastikan bulu merpati bersih dan rapi, karena penilaian kontes hias sangat mengandalkan tampilan fisik burung. Kedua, sediakan kandang transport yang nyaman agar burung tidak stres selama perjalanan. Ketiga, kenali karakter merpati karena beberapa jenis lebih tenang di keramaian dibanding jenis lain. Keempat, cek syarat kelas kontes di kanal resmi penyelenggara sebelum mendaftar, sebab kelas hias biasanya dibedakan berdasarkan jenis, warna, dan umur burung.

Kontes merpati hias bukan sekadar ajang unjuk gigi. Bagi banyak penghobi, kegiatan seperti ini adalah ruang belajar: bertukar informasi perawatan, teknik pemuliaan, hingga peluang usaha ternak merpati hias yang terus tumbuh. Piala Rektor Prana Satwa Brawijaya 2026 membuktikan bahwa merpati hias punya tempat di kampus dan publik luas, bukan hanya di kalangan penghobi semata.

Info resmi dan pendaftaran acara dapat dicek melalui akun media sosial penyelenggara, termasuk akun Instagram Charoen Pokphand Jatim di @sobat.cpjatim.