Merpati yang sudah giring keras adalah kunci sukses ternak sekaligus awal dari musim lomba yang menyenangkan. Sayangnya, mempertemukan sepasang merpati yang benar-benar cocok tidak sesederhana menaruh jantan dan betina dalam satu kandang. Tanpa persiapan yang tepat, burung saling acuh, nafsu kawin turun, dan proses ternak berhenti sebelum mulai. Berikut 15 cara menjodohkan merpati agar pasangan cepat mesra, giring keras, dan siap berproduksi.

Menyiapkan Calon Jodoh

1. Pilih merpati yang sudah dewasa. Cari jantan yang sudah bekur atau berancah, artinya burung sudah menunjukkan gelagat ingin kawin. Untuk betina, pilih yang usianya sudah matang dan terlihat siap kawin, bukan piyik yang masih labil. Pasangan yang belum dewasa sering kali gagal berjodoh meskipun sudah lama disatukan.

2. Perhatikan ciri burung yang mudah giring. Calon jodoh sebaiknya punya nafsu makan bagus, badan bugar, dan benar-benar sehat. Burung yang sedang terserang penyakit, lesu, atau makannya turun akan sulit diajak kawin. Cek juga kondisi bulu, napas, dan kotorannya sebelum penjodohan dimulai. Panduan lengkap soal burung yang sakit ada di cara merawat burung merpati yang sakit.

3. Perhatikan warna dan penampilan. Merpati jantan cenderung tertarik pada betina dengan warna bulu yang cerah dan tidak kusam. Betina berbulu rapi juga cenderung lebih rajin dibekuri jantan sehingga peluang bertelurnya lebih besar. Selain warna, cari betina yang menunjukkan sifat lenjeh atau responsif saat didekati. Kalau masih bingung membaca warna bulu, baca dulu macam-macam warna pada burung merpati.

4. Mandikan kedua burung pada pagi hari. Mandikan jantan dan betina yang akan dijodohkan di waktu pagi. Caranya sama seperti merawat merpati harian, boleh disemprot halus atau dibasahi dengan tangan asal tidak membuat burung kedinginan. Mandi pagi membantu burung bersih, segar, dan lebih tenang saat disatukan nanti.

5. Jemur secukupnya sesuai cuaca. Setelah mandi, lanjutkan dengan penjemuran. Saat cuaca panas, 3 jam sudah cukup. Kalau matahari tidak terlalu terik, durasi bisa dinaikkan sampai 4 jam. Penjemuran berlebihan justru membuat burung lesu, dan burung lesu tidak akan giring.

10 Langkah Perjodohan di Kandang

  • Langkah 1. Pisahkan jantan dan betina di kandang berbeda selama masa penjemuran. Pemisahan ini membuat keduanya merindukan pasangan ketika akhirnya disatukan.
  • Langkah 2. Setelah dijemur dan bulu sudah kering, beri pakan jagung di tempat teduh bersama air minumnya. Biarkan burung makan perlahan sambil mengeringkan badan.
  • Langkah 3. Beri pakan lagi menjelang sore, sekitar pukul 17.00, sampai burung kenyang. Setelah itu satukan jantan dan betina dalam satu kandang yang diberi penerangan agar keduanya bisa saling berkenalan.
  • Langkah 4. Ulangi pola mandi lalu jemur pada hari berikutnya. Setelah itu masukkan keduanya ke kardus atau kotak yang sudah dilubangi halus sebagai tempat kawin. Hari itu jangan dimandikan, cukup beri makan dan minum sampai siang, lalu beri jamu pada malam harinya. Resep jamu ada di cara membuat jamu untuk burung merpati.
  • Langkah 5. Pada siang hari setelah 3 hari keduanya dikurung bersama, cek apakah jantan sudah giring keras. Caranya: pindahkan jantan, lalu biarkan ia melihat betina lain yang sedang dibekuri jantan berbeda. Jika jantan terlihat gelisah dan ingin segera keluar sangkar, artinya ia sudah giring keras.
  • Langkah 6. Latih kemesraan dengan mendekatkan pasangan ini, mulai dari jarak 1 meter. Kalau jantan makin agresif dan mengejar, naikkan jaraknya bertahap sampai 3 meter.
  • Langkah 7. Hentikan latihan begitu betina mulai bertelur. Biarkan istirahat dan mengerami telurnya dengan tenang sampai proses pengeraman selesai.
  • Langkah 8. Sekitar hari ke-7 pengeraman, angkat telur pada malam hari supaya induk tidak stres. Bersihkan telur dari kotoran dan bahan sarang yang menempel, lalu kembalikan ke sarangnya.
  • Langkah 9. Kembalikan rutinitas mandi dan penjemuran seperti biasa, lengkapi dengan pakan bergizi. Konsistensi perawatan harian menentukan kualitas pasangan ini untuk musim berikutnya.
  • Langkah 10. Setelah pasangan benar-benar mesra, mulai bawa ke lapangan untuk latihan terbang. Pakai baju atau jaket yang sama setiap sesi supaya burung mengenali Anda dari jauh dan pulang ke kotaknya sendiri.

Itulah 15 cara menjodohkan merpati agar giring keras, mulai dari memilih calon jodoh sampai membawa pasangan baru ke lapangan. Kunci utamanya sebenarnya sederhana: burung sehat, perawatan rutin, dan penyatuan yang dilakukan pada waktu yang tepat. Pasangan yang berhasil dijodohkan dengan benar bisa Anda pergunakan untuk ternak sekaligus diperjualbelikan. Kalau ingin membandingkan dengan metode lain, baca juga panduan 15 cara menggiringkan merpati dengan cepat.

Sumber: arenahewan.com/cara-menjodohkan-merpati