Salah satu nama paling dihormati di balap merpati pos Belgia menggelar langkah yang belum pernah dia lakukan sepanjang karier: Gommaire Verbruggen dari Kaggevinne membuka lelang online untuk menjual seluruh pasukan merpati tuanya. Untuk pertama kalinya sang maestro Hageland menjual koloninya dalam skala besar lewat internet, bekerja sama dengan platform lelang PIPA, dengan lelang dijadwalkan mulai 23 November 2026.
Usia dan jumlah burung jadi alasan
Verbruggen bukan nama baru. Selama lebih dari setengah abad dia konsisten berada di jajaran teratas merpati pos nasional Belgia, dikenal karena seleksi ketat dan strategi breeding yang disiplin. Namun musim 2026 memberi keputusan pahit. "Musim 2026 membuat saya menyadari bahwa di usia saya, saya tidak lagi mampu mengelola jumlah merpati sebanyak ini," ujarnya. Jumlah burung yang menumpuk selama puluhan tahun akhirnya menjadi beban, dan dia memilih melepas semuanya ketika membiakkan tanpa terawat.
Dari 'As' 1974 sampai Schone 69
Fondasi koloni ini dimulai dari pembelian merpati Maurice Van de Velde bernama 'As', peraih 1st Best As-Pigeon (Speed) KBDB 1974 dengan 16 juara murni pada jarak 120-450 km. Dari keturunan 'As' lahir Kletskop, merpati ajaib yang menjuarai Provinsi Orleans 1985 dan 1986, Blois 1985, serta Chateauroux 1986, sekaligus dikenal sangat dominan saat menurunkan anak. Garis Kletskop, Teen, Massis, 020, dan Kadet inilah yang mengerek koloni Verbruggen ke puncak balap jarak menengah-panjang Belgia selama lebih dari 50 tahun.
Darah baru masuk lewat Sero Sero milik Anthony Maes, juara 1st Nasional Argenton 9.255 ekor. Dari pilihan itu lahir Superstar 645 (BE16-3136645) yang dengan cepat menyamai reputasi Kletskop sebagai pejantan stok terbaik, dan garisnya mengalir ke hampir seluruh performer top koloni hari ini. Musim 2026 ditutup dengan Schone 69 yang menjadi 2nd National Ace Pigeon Long Middle Distance Old Birds KBDB 2026 — kalah tipis hanya 0,0741 persen dari gelar nasional setelah meraih 1st Provinsi, 1st Nasional Zona, dan 5th Nasional dari 4.859 ekor pada lomba Tours 18 Juli 2026. Pasangannya, Spikkel, finish 50 dan 52 nasional pada Bourges II 1 Agustus dengan selisih hanya dua detik.
Isi lelang dan alasan menjual semua
Yang dilepas bukan burung pilihan sebagian, melainkan seluruh pasukan merpati tua beserta keturunan kunci: Odieleke, De Spikkel (cucu Superstar 645), Golden Lady, Jag 40 (anak langsung Superstar 645 x Perfect Sero Sero), sampai Miss Belgium yang merupakan induk 20. Nasional Bourges dari 16.705 burung muda 2026. Lelang semacam ini makin umum di komunitas merpati pos Eropa karena memudarkan batas antara peternak lokal dan pembeli dari negara lain.
Langkah Verbruggen menutup satu babak panjang: penggemar yang datang dari keluarga besar atau tetangga kini bisa ikut memiliki galur yang dulu hanya beredar di lingkaran elite. Penasaran seperti apa koloni yang dibangun dari satu merpati tahun 1974 sampai juara nasional 2026? Simak juga kisah Francis Vangeenberghe yang memanen 21 juara pertama dalam satu musim dan koloni sprint Belanda Ahmad Majid yang bertahan sepuluh musim. Berita serupa bisa dilihat di kategori Berita Merpati.
Komentar