Memiliki merpati dengan bobot ideal bukan sekadar soal estetika — berat badan yang pas mempengaruhi performa terbang, stamina saat lomba, dan kesehatan jangka panjang. Namun banyak pemilik merpati yang mengalami kesulitan: burungnya kurus kering meski sudah diberi pakan yang cukup, atau sebaliknya terlalu gemuk hingga enggan terbang.

Sebelum membahas strategi penambahan berat, penting untuk dipahami bahwa tidak semua merpati bisa dibuat empuk dan gemuk secara maksimal. Merpati dengan tulangan lancip cenderung memiliki struktur tubuh yang keras — yang bisa diperbaiki adalah massa otot di sekitar tulang, bukan struktur tulang itu sendiri. Jadi jangan heran jika beberapa merpati tidak pernah terasa "empuk" meski sudah diberi pakan berprotein tinggi.

Pilihan Pakan Penambah Bobot

Kacang Tanah — Sumber Protein Utama

Diantara semua jenis biji-bijian, kacang tanah memiliki kandungan protein paling tinggi yang sangat dibutuhkan untuk pembentukan massa otot merpati. Makanan pokok berupa jagung memang sudah mengandung protein, namun kandungan tersebut belum cukup untuk merpati yang ingin ditambah bobotnya secara signifikan.

Trik yang sering digunakan oleh pemain merpati berpengalaman: berikan kacang tanah kecil-kecil kepada merpati yang belum terbiasa menelan kacang. Lakukan saat burung dalam kondisi lapar — misalnya dengan menahan pakan selama beberapa jam sebelumnya. Setelah terbiasa menelan ukuran kecil, tingkatkan secara bertahap ke ukuran yang lebih besar. Biasanya setelah beberapa hari merpati akan mulai doyan dan bahkan "ketagihan" dengan kacang tanah.

Pur Babi — Suplemen untuk Piyik

Pur babi atau pakan ternak babi sering direkomendasikan untuk merpiyk anakan (piyik) karena kandungan protein dan lemaknya yang tinggi. Namun untuk merpati player atau merpati terbang, penggunaan pur babi perlu hati-hati — ada pendapat bahwa berat badan berlebih akibat pur babi bisa membuat terbang menjadi lebih lambat. Belum ada bukti pasti mengenai hal ini, jadi sebaiknya coba dalam jumlah kecil terlebih dahulu dan amati pengaruhnya terhadap performa terbang merpati Anda.

Pola Pemberian Makan yang Konsisten

Pakan berkualitas tanpa pola yang teratur hasilnya juga tidak akan maksimal. Berikut pola makan yang bisa diterapkan secara rutin:

  • Pagi hari: Berikan kacang tanah sebanyak 10-15 butir sebagai sarapan. Jumlah ini sudah cukup untuk memberikan asupan protein tambahan tanpa berlebihan. Untuk piyik, kacang bisa diberikan melalui indukannya.
  • Sore hari: Sajikan jagung sebagai makanan pokok. Jagung tetap menjadi sumber karbohidrat utama yang memberikan energi untuk aktivitas harian merpati.

Konsistensi adalah kunci utama. Jangan berubah-ubah pola makan dalam waktu singkat karena pencernaan merpati butuh waktu untuk beradaptasi. Jika ingin menambah jenis pakan baru, masukkan secara bertahap selama seminggu penuh.

Tips Tambahan untuk Hasil Maksimal

Bagi merpati yang sehari-hari tinggal di dalam kandang tertutup, tambahkan grit secukupnya untuk membantu kelancaran pencernaan dan penyerapan nutrisi. Grit sederhana bisa dibuat sendiri dengan meremukkan cangkang telur dan mencampurnya dengan batu kecil berukuran pas.

Selain itu, pastikan merpati selalu memiliki akses air bersih yang cukup. Dehidrasi bisa menghambat penyerapan nutrisi dari pakan yang sudah diberikan, sehingga upaya penambahan berat menjadi kurang efektif. Perhatikan juga kondisi kesehatan secara umum — merpati yang terkena cacingan tidak akan bisa gemuk meski pakan sebanyak apapun diberikan.

Dengan pilihan pakan yang tepat, pola makan yang konsisten, dan perhatian terhadap kesehatan pencernaan, merpati Anda akan mendapatkan bobot ideal yang mendukung performa terbaiknya di lapangan. Yang terpenting, sesuaikan jenis pakan dengan kebutuhan masing-masing merpati — tidak ada resep universal yang cocok untuk semua burung.