Pemilihan pakan menentukan performa merpati di lapangan. Untuk merpati balap, tinggian, maupun kolong, kebutuhan energinya berbeda-beda, sehingga jenis bijian dan takarannya tidak bisa disamakan begitu saja. Ada baiknya mengenal dulu kandungan gizi tiap bahan sebelum menyusun racikan harian di kandang.

Secara umum, jagung berperan sebagai sumber karbohidrat utama, kacang-kacangan memberi lemak dan protein, sementara biji-bijian kecil seperti milet lebih banyak dimanfaatkan untuk kualitas bulu. Berikut rincian bahan pakan yang paling umum dipakai penghobi merpati di Indonesia.

Bijian Utama dan Kandungan Gizinya

Jagung Kering

Jagung menjadi makanan pokok harian bagi sebagian besar merpati karena kandungan kalorinya tinggi dan harganya terjangkau. Per 100 gram, jagung mengandung sekitar 86 kkal kalori, 19,02 g karbohidrat, 3,22 g protein, 1,18 g lemak, serta serat 2,7 g. Kandungan lemak dan protein yang rendah membuatnya aman diberikan setiap hari tanpa membuat burung cepat gemuk berlebihan.

Pilih jagung berukuran kecil agar merpati lebih mudah menelannya, terutama untuk piyik dan burung yang baru mulai belajar makan sendiri.

Jagung kecil kering sebagai makanan pokok merpati

Foto: duniahobi.org

Kacang Tanah

Kacang tanah masuk kategori pakan tambahan, bukan pengganti jagung. Per 100 gram, kacang tanah mengandung 567 kkal kalori, 49,24 g lemak, 25,8 g protein, dan 16,13 g karbohidrat. Angka lemaknya yang tinggi membuatnya cocok diberikan saat merpati butuh cadangan energi cepat, misalnya menjelang lomba atau saat masa giringan. Manfaat lainnya terasa pada pertumbuhan bulu, karena lemak dan mineral di dalamnya mendukung proses pergantian bulu berjalan lancar.

Kacang Hijau

Bandingkan dengan kacang tanah, kacang hijau jauh lebih ringan: per 100 gram hanya 81 kkal, 0,4 g lemak, 5,42 g protein, dan 14,46 g karbohidrat. Kandungan mineralnya tergolong tinggi dengan gula rendah, sehingga aman dipakai sebagai pakan campuran harian. Banyak penghobi menjadikannya pakan tambahan untuk merpati yang sedang dipulihkan kondisinya.

Kacang tanah sebagai pakan tambahan merpati

Foto: duniahobi.org

Kacang Kedelai

Kedelai punya protein paling tinggi di antara kacangan lain, yaitu 35,22 g per 100 gram, dengan kalori 471 kkal dan karbohidrat 33,55 g. Karena itu kedelai bagus dicampurkan ke pakan untuk menambah tenaga. Satu hal yang wajib diperhatikan: kedelai mengandung sedikit zat yang beracun bagi merpati, jadi kedelai harus disangrai dulu sebelum diberikan.

Beras Merah

Beras merah cocok untuk kondisi khusus: per 100 gram mengandung 350 kkal, 75 g karbohidrat, 9 g protein, dan lemak hanya 1,5 g. Rendah gula dan rendah lemaknya menjadikannya pilihan untuk merpati yang kelebihan berat badan, terlalu gembor, atau malas terbang — kondisi yang justru harus dihindari pada burung lomba.

Milet dan Canary Seed

Milet memberi 286 kkal per 100 gram dengan protein 8 g dan lemak 2,4 g. Fungsinya sebagai pemanis campuran jagung sekaligus perawat kualitas bulu. Canary seed (55,8 g karbohidrat dan 13 g protein per 100 gram) memang tidak lazim dipakai, tetapi boleh ditambahkan sedikit dalam campuran pakan sebagai sumber lemak dan perbaik bulu.

Pakan Olahan Pabrik

Selain bijian, pakan buatan pabrik seperti pur ayam 594 juga bisa dimanfaatkan karena kaya protein. Namun takarannya harus dijaga: terlalu banyak membuat burung gendut dan malas terbang. Untuk indukan yang sedang meloloh, pur ayam cukup diberikan sekitar 10–15 persen dari total pakan. Burung yang belum terbiasa dengan pakan baru perlu diadaptasikan bertahap agar mau memakannya.

Sesuaikan Pakan dengan Disiplin Lomba

Merpati balap butuh pakan berenergi tinggi dan mudah dicerna untuk menempuh jarak jauh; jagung dan sedikit kacang tanah menjelang keberangkatan lumayan membantu. Merpati tinggian dan kolong lebih menuntut stamina panjang serta kekuatan otot sayap, sehingga campuran bijian berprotein seperti kedelai dan kacang hijau perlu hadir secara rutin. Untuk latihan harian dan pola pemberian yang disiplin, simak Pola Pemberian Makan Burung Merpati Terbaik Agar Disiplin. Jika ingin menaikkan berat badan burung dengan cepat, Racikan Makanan Burung Merpati agar Cepat Gemuk bisa jadi referensi.

Di samping pakan utama, pendukung performa juga datang dari jamu dan suplemen. Racikan herbal seperti resep jamu untuk stamina biasanya diberikan menjelang hari-H lomba, bukan setiap hari.

Penutup

Kunci pakan merpati yang baik sebenarnya sederhana: jagung sebagai dasar, kacangan sebagai pelengkap, milet untuk bulu, dan pakan olahan secukupnya saja. Sesuaikan takarannya dengan disiplin yang diikuti serta kondisi burung di kandang. Dengan komposisi yang tepat, merpati akan punya energi stabil tanpa kelebihan berat badan.