Derby Super Star OLR edisi musim panas 2026 baru saja menutup musimnya dengan balapan final yang menegangkan. Ajang balap merpati pos format one loft race yang digelar di Râmnicu Vâlcea, Rumania itu mencatat hasil yang jarang terjadi: seluruh podium final dikuasai oleh burung-burung asal Rumania.

Untuk musim ini, Derby Super Star menerima 1.711 ekor merpati dari 271 pemilik. Perlombaan dibuka dengan Hot Spot Race 1 sejauh 100 km pada 15 Agustus yang diikuti 1.245 ekor, lalu dilanjutkan tiga hot spot lainnya di jarak 140 km, 195 km, dan 245 km, serta semi-final 325 km. Baru setelah itu digelar final sejauh 422 km.

Final 422 km: Datang Bersamaan, Lalu Menyusul Pelan

Pada hari pelepasan, 27 September, sebanyak 513 merpati yang tersisa dilepas dari Kirkovo. Sekitar lima belas burung terdepan mendarat hampir bersamaan dengan kecepatan sedikit di atas 1.100 m/menit, sehingga balapan terlihat akan berjalan mudah. Yang terjadi justru sebaliknya: hanya 55 ekor yang tiba pada hari itu, dan sisanya menyusul dalam jumlah kecil selama beberapa hari berikutnya.

Juara direbut oleh RO26-0580117 milik Babos Zsolt Pigeons, merpati grizzle yang membawa nama Super Quick. Sebelum final, rekor terbaiknya hanya finis ke-94 di semi-final, tapi di lomba penentuan ia menang sekaligus merangkul peringkat 5 di daftar Ace Pigeon. Tempat kedua hanya berselisih tiga detik dari pemenang, diraih Silver Bliksem (RO26-285512) dari Husanu Viorel, sedangkan peringkat ketiga jatuh ke Star 3 (RO26-349126) milik Samuel Negru.

Juara Ace Pigeon Bukan dari Rumania

Di luar podium final, gelar Ace Pigeon justru dibawa pulang oleh burung Jerman. Superstar Ace (DV07971-26-45) milik SG Hofmann tampil konsisten sepanjang seri: menang di semi-final 325 km melawan 745 merpati dan finis kelima di final. Ayahnya sendiri pernah menjadi juara Ace Pigeon di Ostsee Races OLR 2022. Posisi kedua Ace Pigeon diraih merpati Rumania Andretti Rolex Power dari Alin Fiera, yang hanya tertinggal sekitar 4 m/menit dari juara, dan ketiga adalah Superstar 345 dari tim Tulbita Valentin & Adrian Necsulescu.

Format seperti ini memang menjadi tolok ukur menarik bagi merpati pos modern: semua burung dilatih di satu kandang yang sama, sehingga yang diuji murni kualitas burung, bukan beda perawatan antar tim. Setelah edisi musim panas selesai, Derby Super Star langsung bersiap untuk edisi dingin 2026-2027 yang akan digelar di Spanyol.

Tertarik mengikuti jejak prestasi di kancah merpati pos Eropa? Lihat profil tim kecil Jan & Tom Iwens di resep konsistensi mereka, atau intip daftar merpati muda juara di lelang Golden Ten 2026. Semua berita seputar merpati pos juga terkumpul di kategori Merpati Pos.