Musim hujan adalah masa paling rawan penyakit bagi merpati. Udara yang lembap, suhu yang dingin, dan daya tahan tubuh yang menurun menjadi kombinasi sempurna bagi virus dan bakteri untuk berkembang. Alih-alih menunggu burung sakit lalu mengobati, jauh lebih baik mencegah sejak awal.
Berikut penyakit-penyakit langganan yang kerap muncul saat musim hujan beserta cara mencegahnya.
1. Patek (Cacar Merpati / Pigeon Pox)
Penyakit ini ditularkan lewat gigitan nyamuk, yang jumlahnya melonjak di musim hujan. Gejalanya berupa koreng di wajah, mulut, dan kaki. Cegah dengan memasang kawat nyamuk di sekeliling kandang dan menjaga kebersihan lingkungan. Baca selengkapnya: Mengenal Cacar Merpati (Patekan, Kutil, Pigeon Pox).
2. Snot / Pilek (CRD)
Kandang yang lembap dan ventilasi buruk membuat bakteri CRD mudah menyerang saluran pernapasan. Ciri-cirinya: hidung berair, mata bengkak, dan suara ngorok. Pencegahan terbaik: jaga kandang tetap kering dengan sirkulasi udara yang baik. Referensi lengkap: Penyakit Snot, Penyakit Flu yang Menyerang Pernafasan Merpati dan Penyebab dan Penanganan Pilek (CRD).
3. Berak Hijau
Berak hijau biasanya muncul karena pakan atau air yang terkontaminasi, terutama di kandang yang jarang dibersihkan. Pencegahannya sederhana: cuci jagung sebelum diberikan, ganti air minum rutin, dan bersihkan kandang secara berkala. Baca juga: Penyakit Berak Hijau (Kolera Unggas) pada Merpati.
4. Tetelo (ND)
Virus Newcastle Disease (ND) sangat rawan menyerang saat musim hujan dan bisa berakibat fatal — leher terputar, lumpuh, bahkan kematian mendadak. Vaksinasi rutin adalah kunci pencegahan utama. Kenali gejalanya: Ciri-ciri, Pencegahan dan Pengobatan Tetelo pada Merpati.
5. Kembung / Masuk Angin
Perubahan suhu yang ekstrem membuat merpati mudah masuk angin dan kembung, terutama jika kandang tidak hangat. Pastikan kandang terlindung dari angin malam dan beri kehangatan ekstra. Cara mengatasinya sudah dibahas di: Cara Mengobati Merpati Sakit Kembung.
Pencegahan Umum di Musim Hujan
- Kandang kering dan bersih — lantai becek dan kotoran menumpuk adalah sarang penyakit. Lihat juga tips perawatan merpati lainnya.
- Pakan dan air bersih — cuci jagung, jemur hingga kering, dan ganti air minum setiap hari.
- Jaga daya tahan tubuh — berikan vitamin serta jamu tradisional seperti temulawak dan kunyit secara rutin.
- Vaksinasi terjadwal — terutama untuk mencegah ND dan penyakit virus lain.
- Karantina — pisahkan burung baru atau burung yang menunjukkan gejala sakit agar tidak menulari satu kandang.
Kesimpulan
Kunci menghadapi musim hujan adalah pencegahan, bukan pengobatan. Kandang yang bersih dan kering, pakan yang higienis, serta daya tahan tubuh yang terjaga akan membuat merpati kebal terhadap penyakit-penyakit langganan di atas. Dengan kewaspadaan yang konsisten, burung kesayangan bisa melewati musim hujan dengan sehat dan tetap prima.
Komentar