Burung merpati betina yang rajin bertelur jadi dambaan hampir setiap lofter. Telur yang muncul teratur membuat jadwal giring bisa disetel rapi: satu minggu sekali atau dua minggu sekali, sesuai program latihan dan lomba. Masalahnya, banyak penghobi hanya mengejar kecepatan terbang dan melupakan ritme bertelur. Akibatnya cabut telur berantakan, giringan meleset, dan performa burung di lapangan ikut turun.

Jawabannya tidak selalu obat atau jamu mahal. Sebagian besar bahan penunjang ada di kandang atau gampang dibeli di pasar burung. Berikut tiga makanan yang terbantu memicu merpati betina rajin bertelur, lengkap dengan alasan kerjanya. Kalau betina justru tak kunjung bertelur, cek dulu penyebab merpati tidak bertelur supaya penanganannya tidak salah sasaran.

1. Grit sebagai pakan ngasin penghancur biji

Merpati adalah pemakan biji-bijian. Jagung yang menjadi pakan utama punya kulit keras yang lambat dihancurkan enzim pencernaan. Di sinilah grit berperan: butiran mineral keras yang menggerus kulit bijian supaya isi di dalamnya bisa dicerna optimal.

Tanpa grit, jagung yang utuh akan terus melewati saluran pencernaan dalam bentuk utuh. Pencernaan bekerja lebih keras, penyerapan nutrisi berkurang, dan efeknya langsung terasa pada ritme bertelur. Betina yang pencernaannya terganggu cenderung bertelur jarak jauh, misalnya 10 atau 14 hari sekali, sehingga jadwal latihan yang sudah disusun ikut berantakan.

Grit sebaiknya disediakan terus-menerus dalam wadah terpisah, bukan dicampur sekaligus ke pakan. Burung akan memakannya menurut kebutuhan masing-masing. Untuk pilihan bahan, pasir halus atau batuan kecil berfungsi sebagai penggerus mekanis, sedangkan cangkang telur yang dihaluskan sekaligus menyuplai mineral. Kalau ingin membuatnya sendiri, langkahnya bisa dilihat di cara membuat grit asinan merpati.

2. Cangkang telur sebagai cadangan kalsium

Cangkang telur sering dianggap limbah, padahal isinya berguna sebagai camilan ngasin. Asalkan ditumbuk halus, potongannya tidak tajam dan aman untuk pencernaan. Bahan ini menjadi alternatif ketika stok grit habis atau sulit didapat.

Fungsinya dua arah. Pertama, membantu menghancurkan biji jagung yang keras di dalam lambung. Kedua, menyuplai kalsium yang dibutuhkan pembentukan cangkang telur berikutnya. Kekurangan kalsium membuat cangkang tipis, mudah retak, bahkan telur tidak sempat terbentuk dengan baik.

Selain cangkang telur, tulang sotong atau pecahan kerang laut juga bisa dipakai. Keduanya termasuk grit larut yang ikut melebur dalam asam lambung, sehingga mineralnya terserap bersamaan dengan fungsinya sebagai penggerus.

3. Terasi sebagai pelunak dan perangsang

Terasi terbuat dari kulit udang yang diolah sampai hancur. Bahan ini bukan penghancur, melainkan pelunak: biji jagung jadi lebih lunak dan lebih aman melewati saluran pencernaan. Dengan pencernaan yang lancar, kondisi tubuh betina membaik dan insting bertelurnya kembali muncul.

Pemberian terasi cukup sebagai pendamping, tidak perlu dalam jumlah besar. Yang penting konsisten dan diselang-seling dengan grit serta cangkang telur supaya kebutuhan mineral burung tetap terpenuhi.

Jangan lupa umbaran

Makanan saja tidak cukup. Merpati betina juga perlu dilatih umbaran agar otot sayap dan otot tubuh berkembang. Burung yang rajin bergerak punya sirkulasi dan metabolisme lebih lancar, sehingga proses bertelur ikut mulus. Sediakan lapangan atau kandang luas untuk umbaran, minimal beberapa jam setiap hari. Untuk melengkapi kebutuhan gizi harian, lihat juga racikan pakan merpati untuk menambah nafsu makan.

Kombinasi pemberian makanan ngasin yang rutin dengan latihan umbaran teratur adalah resep paling sederhana untuk menjaga ritme bertelur. Ketiga bahan tadi berasal dari bahan alami dan hewani, sehingga risiko efek sampingnya relatif kecil selama takarannya tidak berlebihan.

Ringkasan

Grit menghancurkan biji jagung supaya nutrisinya terserap, cangkang telur menyuplai kalsium untuk cangkang telur berikutnya, dan terasi melunakkan pakan agar pencernaan tetap sehat. Lengkapi dengan umbaran rutin, dan ritme bertelur betina akan kembali teratur sehingga program giring maupun latihan bisa dijalankan sesuai jadwal.