Membedakan jenis kelamin merpati masih piyik bukan hal mudah, apalagi bagi pemula. Warna bulunya hampir sama dan posturnya belum membentuk ciri dewasa, sehingga banyak lofter akhirnya menebak-nebak. Kabar baiknya, ada beberapa patokan fisik dan perilaku yang bisa dipakai untuk memperkirakan apakah piyik di kandang itu jantan atau betina. Perkiraan ini memang tidak bisa diandalkan 100 persen, tapi cukup membantu saat menyiapkan kandang, memasangkan ring, atau merencanakan penangkaran.

Perhatikan Bentuk Leher

Tanda paling sering dipakai adalah bagian leher. Merpati jantan cenderung berlebih lebih lebar dan tegak, terutama saat mulai beranjak remaja. Warnanya juga biasanya lebih mencolok dan mengkilap dibanding betina. Pada betina, bagian tengah leher terlihat menipis ke arah kepala sehingga posturnya tampak lebih ramping.

Pada piyik yang belum dewasa, perbedaannya memang tipis. Trik sederhananya: bandingkan dua ekor sekaligus dengan posisi berdampingan. Biasanya betina terlihat lebih "pendek" di bagian depan, sementara jantan menjulur lebih depan saat berdiri.

Cek Tekstur Sekitar Anus atau Vent

Patokan kedua ada di area anus (vent). Betina umumnya memiliki anus yang lebih lembut dan elastis karena menyesuaikan fungsi kelahiran telur. Jantan cenderung terasa lebih tebal dan sedikit kasar saat disentuh. Cara ini paling mudah diterapkan pada piyik yang sudah mulai besar, karena teksturnya mulai membedakan diri.

Amati Perilaku Sehari-hari

Setelah piyik bisa terbang dan makan sendiri, biasanya jantan terlihat lebih galak dan dominan terhadap kandang atau teman sekandangnya. Betina cenderung lebih tenang. Namun anggap ini sebagai acuan lemah saja — ada juga betina yang justru lebih berani, jadi faktor ini kira-kira 50 persen saja dalam perkiraan.

Lihat Perbedaan saat Proses Pengeraman

Bagi yang punya indukan dan telur, ukuran telur bisa jadi petunjuk awal. Telur yang isinya jantan biasanya sedikit lebih besar dan agak lancip, sementara betina cenderung lebih kecil dan bulat. Setelah menetas, ukuran badan piyik jantan juga rata-rata lebih besar dibanding betina seumurannya.

Kombinasikan Beberapa Patokan

Tidak ada satu tanda pun yang bisa menjamin akurat. Setiap burung punya variasi bentuk fisik, sama seperti manusia — ada yang besar, ada yang mungil. Cara paling aman adalah menggabungkan beberapa patokan di atas: leher, tekstur vent, perilaku, dan riwayat pengeraman. Kalau sudah terbiasa menangani banyak burung, lama-lama mata Anda akan terlatih cukup untuk membedakan hanya dari wajah — jantan terlihat lebih garang, betina lebih lembut.

Untuk referensi lanjutan, baca juga cara membedakan merpati tua dan muda supaya usia dan jenis kelamin bisa dibaca sekaligus. Kalau tujuan Anda menyiapkan pasangan, pelajari ciri merpati siap jodoh sebelum mulai mengawinkan. Panduan ternak merpati di kandang dan ciri merpati berkualitas juga berguna saat menyeleksi calon indukan dari piyik unggulan.