Petinju kelas berat sekaligus mantan juara dunia Mike Tyson dikenal dengan tampang garang dan gaya bertarung yang keras. Di balik citra itu, ada satu makhluk yang ia perlakukan penuh kasih: burung merpati. Tyson bahkan pernah mengaku bahwa merpati adalah hal pertama dalam hidup yang benar-benar ia cintai.
Kisahnya makin jadi perbincangan ketika ia bercerita pernah memukul seorang tukang sampah sampai pingsan. Bukan tanpa sebab: bangkai merpati kesayangannya dibuang begitu saja ke dalam mesin penghancur sampah.
Merpati Kesayangan Bernama Julius
Tyson menuturkan, suatu pagi ia terbangun dan menemukan merpati favoritnya, Julius, sudah mati. Kehilangan itu membuatnya terguncang. Ia bermaksud memakai papan kandang Julius sebagai tongkat pemukul sebagai bentuk penghormatan terakhir, sebab papan itu bagian dari tempat hidup burungnya.
Niat itu urung terlaksana. Papan kandang justru diambil petugas kebersihan, lalu seluruh isinya — termasuk bangkai Julius — dimasukkan ke mesin penghancur sampah. Cerita ini ia sampaikan dalam wawancara yang dikutip Daily Mail pada 15 Maret 2020.
Insiden Pukulan ke Tukang Sampah
"Saya meninggalkan papan di beranda dan masuk rumah untuk mengambil sesuatu. Ketika saya kembali, saya melihat tukang sampah mengambil papan itu dan memasukkannya ke mesin penghancur. Saya menghampirinya, memukulnya dengan tangan kanan, dan membuat dia pingsan," ujar Tyson.
Peristiwa itu memperlihatkan betapa seriusnya Tyson memandang merpati. Bagi kebanyakan orang, bangkai hewan peliharaan memang bisa dianggap sampah biasa. Bagi dirinya, merpati bukan sekadar unggas di kandang.
Menganggap Merpati Setara Manusia
Insiden tukang sampah bukan satu-satunya cerita keras Tyson yang berhubungan dengan merpati. Dalam program Taking on Tyson pada 2011, ia mengaku pernah menghajar seseorang karena membunuh merpati peliharaannya.
"Orang ini memenggal kepala burung merpati saya. Burung merpati adalah hal pertama yang saya cintai. Saya tidak tahu kenapa, saya merasa aneh untuk menjelaskannya. Dia sangat mirip dengan manusia," kata Tyson.
Cinta Pertama yang Tak Tergantikan
Kisah Tyson sebenarnya tidak asing bagi penghoba merpati di Indonesia. Banyak di antara mereka memperlakukan burung bukan sekadar hewan, melainkan teman yang punya nilai emosional — mulai dari merpati piyikan yang dirawat sejak kecil sampai burung tua yang sudah lama menemani di kandang.
Tak heran jika sebagian penghobi sampai rela berkorban waktu dan biaya hanya untuk menjaga kondisi burungnya. Cerita Tyson mengingatkan bahwa ikatan semacam itu lahir dari pengalaman, bukan sekadar nilai jual burung.
Untuk melengkapi cerita ini, baca juga Awal Mula Mike Tyson Menyukai Burung Merpati Sangat Mengharukan, alasan Tyson putuskan pacar setelah merpati kesayangannya dimasak, dan 22 Fakta Burung Merpati yang Menakjubkan.
Walau bertampang garang, Tyson memperlakukan merpati dengan cara yang justru bertolak belakang: papan kandangnya saja rela ia jadikan pemukul demi menghormati burung yang sudah tiada. Baginya, merpati tetap cinta pertama yang tak tergantikan sampai kapan pun.
Sumber: Daily Mail, 15 Maret 2020 (disadur dari burungnya.com)
Komentar