Peternak merpati pos asal Republik Ceko, Lubomir Kubacek, kembali memastikan diri sebagai raja jalur maraton setelah menutup musim 2026 dengan gelar 1st National General Champion atau juara umum nasional. Pencapaian ini mengulang kesuksesannya pada 2025 dan menegaskan bahwa kandangnya masih menjadi patokan bagi seluruh pemain homing race di Ceko.

Dominasi Total di Balapan Nasional Ceko

Dalam rilis yang dimuat situs lelang PIPA, Kubacek mengantongi lima gelar juara umum sekaligus musim ini: juara umum nasional, juara umum nasional jarak jauh, juara umum nasional tahunan (yearling), juara umum provinsi, serta juara umum provinsi untuk merpati muda. Angka itu menunjukkan bahwa kualitas kandangnya merata dari jarak pendek sampai jarak jauh, bukan hanya monoton di satu jenis perlombaan.

Puncaknya terjadi di National MSS Borken sejauh 775 km. Merpati-pos Kubacek mengunci posisi 1 sampai 5 nasional dari 2.963 ekor yang dilombakan. Hasil sedemikian rupa jarang terjadi dalam homing race, karena satu kandang biasanya hanya berharap satu atau dua burung masuk peringkat atas. Lima burung dari alamat yang sama menembus lima besar berarti program pemilihan indukan dan pemeliharaan kondisinya bekerja sangat konsisten.

Sang Indukan: Racing Pigeons Olympic Bull

Di balik rentetan kemenangan itu berdiri seekor indukan yang sudah lama dikenal, yakni Racing Pigeons Olympic Bull. Burung ini pernah tampil di Olimpiade Merpati Poznan 2019 dan sempat menjadi juara Super Ace provinsi. Keturunannya kini mendominasi kandang Kubacek, termasuk Full House yang menjuarai National MSS Borken 775 km pada 2024 dan meraih medali perak Pre-Olympiad Hongaria 2025.

Sang cucu, Magic Bull, jadi bukti paling segar keunggulan garis keturunan ini. Sepanjang 2026 ia menang di tiga jarak yang sangat berbeda: juara nasional MSS Borken 775 km, juara provinsi Cheb 365 km, dan juara provinsi Kraluv Dvur 240 km. Total 13 kartu hadiah dari jarak tempuh 5.466 km membuatnya berdiri di posisi kedua nasional dalam pencapaian itu. Menang di jarak jauh, menengah, dan pendek pada musim yang sama adalah ukuran keunggulan yang paling sulit dipalsukan dalam homing race.

Juga Bersinar di One Loft Race Internasional

Musim Kubacek tidak berhenti di level nasional. Di arena One Loft Race internasional, burung-burungnya mencatat hasil gemilang antara lain juara Ace Pigeon Enduro OLR Polandia plus peringkat 4 di final 501 km, peringkat 2 final Dubai OLR 300 km, serta sejumlah hasil masuk peringkat di Krakus OLR Polandia dan AviRings Slovenia. Catatan serupa tentang kualitas burung Eropa juga pernah diangkat pada pemberitaan Jelle Jellema di Barcelona dan lelang indukan Etienne Meirlaen.

Bagi penghobi merpati pos di Indonesia, pengalaman Kubacek menegaskan satu hal sederhana: hasil besar lahir dari indukan terpilih yang diuji di jarak beragam, bukan dari satu burung kebetulan. Ketekunan memilih indukan berkualitas dan konsistensi perawatan jarak jauh adalah resep yang terbukti, baik di Ceko maupun di sini. Sementara itu, kalender balap nasional sendiri tetap ramai, seperti terlihat di agenda lomba 6-8 November 2026.